Pemilihan umum Bupati Kolaka Utara 2024
Pemilihan umum Bupati Kolaka Utara 2024
Pemilih terdaftar 98.537 (DPT, DPTb, dan DPK) Kehadiran pemilih 83.843 (85,09 %) Resmi per 6 Desember 2024, 00:10 WITA Kandidat
Peta persebaran suara
Pemilihan umum Bupati Kolaka Utara 2024 dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Bupati Kolaka Utara periode 2025–2030.[ 1]
Pemilihan Bupati (Pilbup) Kolaka Utara tahun tersebut akan diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Bupati petahana Nur Rahman Umar dapat mencalonkan diri kembali di Pemilihan umum Bupati Kolaka Utara 2024
Bakal calon
Potensi
Nur Rahman Umar , Mantan Bupati Kolaka Utara
Abbas , Mantan Wakil Bupati Kolaka Utara
Boby Alimuddin , Mantan Wakil Bupati Kolaka Utara
Buhari, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara
Agusdin, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara
Jumarding , Anggota DPRD Sultra
H. Anton, Mantan Cabup Kolaka Utara 2017
Ulfah Haeruddin, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara
Sumarling Majja, Pengusaha
Sukanto Toding , Pj. Bupati Kolaka Utara
Calon resmi
Kandidat dari Koalisi Bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Kandidat dari Koalisi Bersama Partai Gerakan Indonesia Raya
Kandidat dari Koalisi Bersama Partai Demokrat
Hasil resmi
Calon Suara % Anton - Abbas 8.376 10.13 Sumarling Majja - Timber 36.216 43.79 Nur Rahman Umar - Jumarding 38.105 46.08 Jumlah 82.697 100.00 Suara sah 82.697 98.63 Suara tidak sah/kosong 1.146 1.37 Jumlah suara 83.843 100.00 Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi 98.537 85.09 Sumber: Keputusan KPU Kabupaten Kolaka Utara No. 570 Tahun 2024
Gugatan
Pasangan calon nomor urut 2 (Sumarling Majja - Timber) mengajukan gugatan PHPU ke Mahkamah Konstitusi yang diterima pada Senin, 9 Desember 2024 setelah penetapan hasil pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara tahun 2024. Mahkamah Konstitusi menolak gugatan tersebut pada 4 Februari 2025.[ 2]
Referensi
Sumatra
Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kepulauan Bangka Belitung Kepulauan Riau
Jawa
Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah Daerah Istimewa Yogyakarta Jawa Timur Banten
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur
Kalimantan
Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara
Sulawesi
Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat
Kepulauan Maluku dan Pulau Papua
Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Papua Pegunungan Papua Selatan Papua Tengah Papua Barat Daya