Pada Pemilihan Bupati Bangkalan 2008, awalnya terdapat lima pasangan bakal calon yang mendaftar ke KPUD Bangkalan.[3] Namun setelah proses verifikasi, hanya tiga pasangan yang ditetapkan sebagai calon resmi, yaitu Hamid Nawawi–Hosyan Muhammad (PPP), Muhammadong–Abdul Rozak (PDIP–Demokrat), dan Fuad Amin Imron–Syafik Rofi’i (PKB). Sementara dua pasangan lainnya, Imam Bukhori Kholil–Soleh Farhat serta Nurruddin–Bai Arifin, tidak diloloskan karena masalah persyaratan administrasi partai pengusung.[4][5]
Pasangan Ra Fuad Amin Imron – Ra M. Syafik Rofi’i keluar sebagai pemenang dengan perolehan 373.422 suara sah, mengungguli dua pasangan calon lainnya.
Pasangan calon
Perolehan Suara
% Suara
Hamid Nawawi – Hosyan Muhammad
17.204
3,5%
Muhammadong – Abdul Rozak
71.584
14,8%
Fuad Amin Imron – Syafik Rofi’i
373.422
81,7%
Daftar Pemilih Tetap
674.022
Jumlah Suara Sah
462.210
96,76%
Jumlah Suara Tidak Sah
15.443
3,24%
Memilih
477.653
70,8%
Tidak Memilih
196.369
29,2%
Tempat Pemungutan Suara
1.341
Rekapitulasi suara per kecamatan
Berikut adalah hasil rekapitulasi suara per kecamatan di Kabupaten Bangkalan:
Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap, Jumlah Tempat Pemungutan Suara, dan Hasil Pemungutan Suara sah dan Tidak Sah pada Pemilihan umum Bupati Bangkalan 2008
Pasangan terpilih hasil Pemilihan umum Bupati Bangkalan 2008, Fuad AminImron– Syafik Rofi'i, secara resmi dilantik pada 3 Maret2008 oleh Gubernur Jawa TimurImam Utomo di Pendopo I Kabupaten, Jalan Letnan Abdullah, Bangkalan. Pasangan ini meraih kemenangan mutlak di 18 kecamatan dengan perolehan suara 81,7% pada Pilkada tanggal 23 Januari 2008.[3]
Pelantikan mengacu pada Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri tertanggal 21 Februari 2008, nomor 131.35-75/2008 untuk Bupati dan nomor 131.35-76/2008 untuk Wakil Bupati.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan agar pasangan Bupati Bangkalan dan Wakil Bupati tidak terlena dengan kemenangan dan segera menyiapkan sumber daya manusia menjelang industrialisasi di Pulau Madura, terutama menyongsong selesainya proyek Jembatan Suramadu. Fokus pembangunan yang disarankan meliputi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kapasitas warga agar ikut aktif dalam proses industrialisasi.