Pemilihan umum Bupati Tuban 2006 adalah pemilihan kepala daerahTuban pada tanggal 27 April 2006 untuk memilih Bupati Tuban periode 2006-2011. Bupati petahana, Haeny Relawati dapat mencalonkan diri dalam pilbup Tuban 2006.
Hasil Pemilihan Umum
s•bRingkasan hasil pemilihan umum Bupati Tuban 27 April 2006
Sumber: FENOMENA GOLPUT DALAM PEMILIHAN BUPATI TUBAN TAHUN 2006 DALAM PERSPEKTIF POLITIK ISLAM[1] Kompas.com[2]
Insiden
Pada 29 April 2006, terjadi amuk massa dan kerusuhan politik terkait pemilihan kepala daerah. Saat itu pendopo bupati, gedung Korpri, kantor Komisi Pemilihan Umum, sejumlah mobil dinas jadi sasaran kemarahan massa dan dibakar. Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum di Jalan RE Martadinata, Hotel Mustika, mobil mewah, dan Gudang 99 yang tidak lain adalah milik keluarga calon bupati petahana Haeny Relawati tak luput dari sasaran amuk massa. Rumah pribadi Ali Hasan (suami Haeny) di Jalan Agus Salim dan rumah megah di Kelurahan Mondokan turut jadi incaran massa yang tidak terkendali. Situasi Tuban mencekam, polisi memberlakukan jam malam. Sejumlah orang yang dianggap dalang kerusuhan diamankan. Bahkan politikus, Miyadi dari Partai Kebangkitan Bangsa, dan Go Tjong Ping alias Teguh Prabowo calon wakil bupati pasangan Noor Nahar Hussein ditahan.[2]