M. Wahidur Rahman, Komisaris Tinggi Bangladesh untuk Kenya, diserang oleh penyerang bersenjata pada tanggal 22 Februari 2014.[5][6]
Kunjungan tingkat tinggi
Mantan Menteri Tekstil dan Rami Bangladesh, Abdul Latif Siddique melakukan kunjungan resmi ke Nairobi pada tahun 2012.[7]
Kerjasama pertanian
Kenya merupakan salah satu tujuan yang diinginkan Bangladesh untuk menyewakan lahan pertanian yang belum digunakan guna memastikan ketahanan pangan di masa mendatang. Kenya juga telah menyatakan minatnya untuk menyewakan lahan pertanian yang luas kepada Bangladesh. Lahan tersebut akan digunakan untuk menanam padi dan kapas.[8]
Hubungan ekonomi
Bangladesh dan Kenya telah menunjukkan minat bersama dalam memperluas perdagangan dan investasi bilateral. Rami merupakan produk utama yang diekspor Bangladesh ke Kenya.[9][10] Kenya juga mengimpor obat-obatan dari Bangladesh.[8] Pada tahun 2012, delegasi Bangladesh yang dipimpin oleh Menteri Tekstil dan Rami berkunjung ke Nairobi dan mengadakan pembicaraan dengan beberapa badan perdagangan dan kementerian Kenya untuk mengeksplorasi cara-cara potensial untuk meningkatkan kegiatan ekonomi antara kedua negara.[7] Bangladesh juga mengekspor obat-obatan farmasi ke Mauritius.[11]