Pembangunan kembali Afganistan
Bangladesh telah berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan kembali Afganistan, yang juga dipuji oleh Presiden Afganistan Hamid Karzai.[17] Bangladesh juga menawarkan pelatihan bagi pegawai negeri sipil Afganistan, personel polisi, dan diplomat, serta menciptakan tenaga kerja terampil. Bangladesh juga tertarik menyediakan pelatihan teknis dan kejuruan di bidang perbankan, manajemen bencana, pendidikan dasar dan menengah, layanan kesehatan, pertanian, dan sebagainya.[18] Terdapat sekitar 170 lembaga nirlaba Bangladesh yang beroperasi di Afganistan.[19]
Beberapa lembaga swadaya masyarakat yang berpusat di Bangladesh bekerja untuk pembangunan sosial ekonomi Afganistan. BRAC yang berpusat di Bangladesh telah beroperasi di Afganistan sejak tahun 2002. Hingga tahun 2012, lembaga ini memiliki 173 kantor di seluruh negeri, melayani 29,8 juta orang.[20]
Afganistan telah meminta bantuan Bangladesh untuk meningkatkan sistem pendidikannya.[21] Pada tahun 2009, delegasi beranggotakan 12 orang dari universitas-universitas Afganistan mengunjungi Dhaka untuk mendapatkan pengalaman mengenai sistem pendidikan tinggi.[22] Hingga tahun 2011, terdapat 35 mahasiswa Afganistan yang belajar di universitas-universitas Bangladesh.[23] Afganistan memiliki kedutaan besar di Dhaka, sedangkan Bangladesh tidak memiliki kedutaan besar di Kabul.[24]
Pada tanggal 5 Juli 2022, Pemerintah Republik Rakyat Bangladesh mengirimkan bantuan kemanusiaan setelah gempa bumi Afganistan tahun 2022.