Hubungan Bangladesh dengan Yunani merujuk pada hubungan bilateralBangladesh dan Yunani. Hubungan diplomatik antara kedua negara terjalin pada bulan Maret 1972, ketika Yunani menjadi salah satu negara pertama yang mengakui Bangladesh.[1]
Perwakilan diplomatik
Bangladesh memiliki kedutaan besar di Athena, yang didirikan pada bulan Juli 2009. Yunani memiliki konsulat jenderal di Dhaka.[2]
Kunjungan tingkat tinggi
Pada bulan Maret 2022, Menteri Negara Urusan Kebudayaan Bangladesh K. M. Khalid mengunjungi Athena dan menghadiri perayaan 50 tahun hubungan diplomatik antara Yunani dan Bangladesh.[3]
Pada bulan Februari 2022, Menteri Migrasi dan Suaka, Notis Mitarachi melakukan kunjungan resmi ke Dhaka.[4] Pada bulan Oktober 2019, Menteri Luar Negeri Bangladesh A. K. Abdul Momen melakukan kunjungan resmi ke Athena.[5] Pada tahun 2013, Menteri Ketertiban Umum dan Perlindungan Warga Yunani saat itu Nikos Dendias mengunjungi Dhaka.[6]
Kerja sama
Bidang ekonomi
Bangladesh dan Yunani telah menunjukkan minat bersama dalam memperluas perdagangan dan investasi bilateral. Pakaian jadi, farmasi, keramik, produk rami, makanan beku, dan barang-barang dari kulit Bangladesh telah diidentifikasi sebagai produk-produk dengan potensi besar di pasar Yunani.[7] Yunani juga telah menunjukkan minat untuk mengimpor kapal dari Bangladesh.[8] Bangladesh telah meminta kerja sama Yunani dalam mengembangkan sektor pertanian, perkapalan, pariwisata, TIK, dan energi terbarukan.[9]
Bidang budaya
Peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Yunani-Bangladesh dirayakan dengan sangat meriah dalam dua acara khusus yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Bangladesh pada tanggal 15 dan 16 Maret 2022 di Athena dengan dihadiri oleh Menteri Negara Urusan Kebudayaan Bangladesh K. M. Khalid dan Menteri Kebudayaan dan Olahraga Yunani Lina Mendoni.[10] Pada kesempatan ini, edisi Yunani dari Memoar yang Belum Selesai karya Sheikh Mujibur Rahman dirilis.[11]
Para cendikiawan dan aktivis Yunani diundang dan berpartisipasi dalam Konferensi Perdamaian Dunia yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Bangladesh pada tanggal 4 dan 5 Desember 2021 di Dhaka dalam rangka memperingati 50 tahun Kemerdekaan dan sebagai bagian dari perayaan seratus tahun kelahiran Bapak Bangsa Bangabandhu Sheikh Mujibur Rahman.[12]
Ekspatriat Bangladesh di Yunani
Pada tahun 2018, terdapat sekitar 80.000 ekspatriat Bangladesh yang tinggal di Yunani.[13] Komunitas ini sebagian besar bermukim di ibu kota Athena.[14]