Menteri Kesejahteraan Ekspatriat dan Pekerjaan Luar Negeri Bangladesh Khandaker Mosharraf Hossain dan Menteri Tenaga Kerja dan Sosial Irak Nassar-Al-Rubaiee menandatangani Nota Kesepahaman untuk mengimpor tenaga kerja dari Bangladesh pada tahun 2009.[6] Irak memiliki kedutaan besar di Bangladesh.[7] Bangladesh telah menyatakan dukungannya terhadap integritas teritorial Irak pada tahun 2008.[8]
Hubungan ekonomi
Bangladesh telah mengirim pekerja migran ke Irak sebelum Perang Teluk Kedua, tetapi berhenti setelah perang. Pada tahun 2009, Bangladesh mulai mengirim pekerja ke Irak lagi.[9] Pekerja Bangladesh di Irak menghadapi pelecehan dan kekerasan dari pasukan keamanan dan pemberontak.[10][11] Pada tahun 2016, 43 ribu warga Bangladesh bekerja di Irak.[12]
Hubungan ekspatriat
Seperti di banyak negara lain, banyak warga Bangladesh yang bermigrasi ke negara-negara Teluk seperti Irak untuk mencari kehidupan yang lebih baik secara ilegal.[13][14]