Kedua negara tersebut merupakan bagian dari Imperium Britania Raya, tetapi Bangladesh adalah sebuah negara republik di Negara-negara Persemakmuran, sedangkan Irlandia menjadi negara republik di luar Negara-negara Persemakmuran pada tanggal 18 April 1949 berdasarkan ketentuan Undang-Undang Republik Irlandia 1948. Hubungan antara kedua negara tersebut terjalin pada awal tahun 1972.[1][2]
Kerja sama ekonomi
Bangladesh dan Irlandia telah menunjukkan minat bersama untuk memperluas kegiatan ekonomi bilateral antara kedua negara[3] dan kedua negara telah mengakui langkah-langkah yang diperlukan untuk memperluas perdagangan dan investasi yang ada.[4] Banyak perusahaan Irlandia telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Bangladesh di sektor-sektor yang menjanjikan.[3][4]
Pada tahun 2009, delegasi perdagangan Irlandia yang dipimpin oleh mantan Menteri Investasi dan Koordinasi Irlandia Conor Lenihan mengunjungi Bangladesh untuk menjajaki kemungkinan cara meningkatkan perdagangan dan investasi bilateral. Irlandia telah menunjukkan minat untuk merekrut profesional TI terampil dari Bangladesh.[5]
Migrasi
Ada kelompok migran Bangladesh kecil di Irlandia.[6] 99 warga Bangladesh mengajukan suaka di Irlandia pada tahun 2014 dan 2015 jumlahnya meningkat menjadi 231.[7] Beberapa warga Bangladesh adalah imigran ilegal.[8][9][10]
Perwakilan diplomatik
Irlandia dan Bangladesh tidak memiliki duta besar yang berkediaman di negara masing-masing. Duta Besar Irlandia untuk India juga memiliki akreditasi silang di Bangladesh. Komisariat Tinggi Bangladesh untuk Inggris juga merangkap sebagai Duta Besar Bangladesh untuk Irlandia.[11][12] Pada tahun 2019, duta besar Bangladesh mengundang pemerintah Irlandia untuk membuka kedutaan besar di Dhaka.[1]