Pada tahun 2012, kedua negara menandatangani dua nota kesepahaman (MoU) utama yang selanjutnya akan memfasilitasi kolaborasi antara kedua negara dalam mengembangkan sektor tenaga nuklir di Bangladesh.[4] Rusia mendanai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Rooppur di Bangladesh dengan langkah menyediakan listrik ke seluruh Bangladesh.[4]
Bidang pertahanan
Rusia telah melakukan upaya penjualan militer di Bangladesh dan berhasil dengan kesepakatan senilai $124 juta untuk delapan jet tempur MIG-29.[5]