Hubungan era Soviet
Uni Soviet mengakui Republik Dahomey sebagai negara merdeka dan berdaulat pada tanggal 18 Agustus 1960, dan hubungan diplomatik antara kedua negara terjalin pada tanggal 4 Juni 1962.[1] Mulai tanggal 24 Juli 1962, hubungan diplomatik antara kedua negara dilakukan melalui Kedutaan Besar Soviet di Togo, hingga tanggal 1 Februari 1966, ketika Duta Besar Soviet pertama untuk Benin, Alexander Nikitich Abramov, diangkat.[2][3]
Hubungan antara kedua negara pada awalnya sangat minim, namun interaksi Soviet dengan negara tersebut meningkat setelah Mathieu Kérékou berkuasa melalui kudeta pada Oktober 1972, dan yang pada tahun 1974 menyatakan bahwa Dahomey akan mengikuti jalur Marxis-Leninis. Hal ini menyebabkan Uni Soviet menjadi sekutu politik utama Kérékou di panggung internasional.[3][4] Dari tahun 1974 hingga 1983, lebih dari 60% impor senjata Benin berasal dari Uni Soviet.[5]
Angkatan Laut Soviet secara berkala mengunjungi pelabuhan Cotonou, di mana antara tahun 1953 dan 1980 total 462 hari kapal dihabiskan di ibu kota.[6]
Pada bulan November 1986, Kérékou melakukan kunjungan kenegaraan ke Uni Soviet, dan bertemu dengan Mikhail Gorbachev. Selama kunjungan tersebut, deklarasi persahabatan dan kerja sama ditandatangani.[7]