Dibandingkan dengan era Soviet, perdagangan antara Rusia dan Angola kini sangat minim. Pada tahun 2016, ekspor Rusia ke Angola mencapai US$567,9 juta, sementara ekspor Angola ke Rusia hanya sebesar US$14.942 juta.[2]
Kerja sama militer
Pertahanan tetap menjadi bidang kerja sama Rusia-Angola yang paling kuat. Hingga saat ini, Rusia (bersama Kuba) merupakan mitra paling strategis Angola di bidang ini.[3] Hal ini sebagian disebabkan oleh peran historisnya dalam memperlengkapi dan mendukung Gerakan Rakyat untuk Pembebasan Angola (MPLA). Akibatnya, mayoritas peralatan dan teknologi militer Angola (di seluruh cabang angkatan bersenjata) berasal dari Rusia, yang secara alami menciptakan ketergantungan yang mendalam pada bantuan teknis, modernisasi, dan pemeliharaan. Moskow juga memainkan peran penting dalam pelatihan Angkatan Bersenjata Angola.[4]