Pada tahun 2004, ia menjabat penasihat kampanye pemilihan presiden untuk SenatorJohn Kerry. Ia lalu bergabung dengan tim kampanye pemilihan presiden untuk Senator Hillary Clinton dan dijadikan penasihat kebijakan luar negeri. Holbrooke kembali dipertimbangkan sebagai kandidat Menteri Luar Negeri untuk Presiden Barack Obama.
Pada 22 Januari 2009, Holbrooke ditunjuk sebagai penasihat khusus mengenai Pakistan dan Afganistan untuk Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton. Ia menjabat hingga meninggal dunia pada 13 Desember 2010.[1]
Masa muda
Holbrooke lahir 24 April 1941 di New York City dari pasangan Dan Holbrooke dan Trudi Kearl (née Moos).[2] Ibu Holbrooke berasal dari keluarga Yahudi yang melarikan diri dari Hamburg pada 1933 ke Buenos Aires sebelum tiba di New York. Setiap Minggu, ia diajak ibunya ke pertemuan Quaker. Ibunya adalah seorang ahli tembikar yang mengaku bahwa“Saya adalah seorang ateis, ayahnya juga seorang ateis... Kami tidak pernah berpikir akan membesarkan Richard dalam tradisi Yahudi. Pertemuan Quaker kelihatannya menarik.”[3]
Ayah Holbrooke adalah seorang dokter[4] dari keluarga Yahudi Rusia di Warsawa yang meninggal karena kanker ketika Richard berumur 15 tahun.[4] Ayahnya mengganti nama keluarga menjadi Holbrooke ketika dia tiba di Amerika Serikat pada tahun 1930-an. Oleh sebab itu, keluarga Holbrooke kehilangan kontak dengan sanak keluarga karena nama keluarga aslinya tidak lagi diketahui.[3]
Istri pertama Holbrooke bernama Larrine Sullivan yang dinikahinya pada tahun 1964; keduanya mendapat dua orang anak.[4] Holbrooke kemudian menikah lagi dengan Blythe Babyak, seorang reporter untuk MacNeil/Lehrer NewsHour, pada 1 Januari 1977.[5] Dia menikah untuk ketiga kalinya dengan Kati Marton pada tahun 1995.[6]
Pada 11 Desember 2010, Holbrooke masuk rumah sakit Universitas George Washington di Washington D.C., setelah mendadak jatuh sakit di kantor Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat.[7][8] Di rumah sakit, ia dioperasi selama dua puluh jam untuk memperbaiki kondisi diseksi aorta yang dideritanya.[9] Ia meninggal dunia pada 13 Desember 2010 akibat komplikasi robekan aorta.[10] Ia meninggalkan istri bernama Kati Marton, dua anak laki-laki, David Holbrooke dan Anthony Holbrooke beserta keluarga mereka, dan dua anak tiri, Christopher and Elizabeth Jennings.[11]