Sejarah
Al Jazeera adalah jaringan berita internasional yang berbasis di Doha, Qatar. Didirikan pada tahun 1996, Al Jazeera awalnya fokus pada berita dalam bahasa Arab, tetapi kini telah berkembang menjadi jaringan multimedia global dengan berbagai saluran, termasuk Al Jazeera English, Al Jazeera Balkans, dan Al Jazeera Turk. Al Jazeera mengklaim sebagai satu-satunya stasiun TV yang independen secara politik di Timur Tengah. Saat ini Al Jazeera menyaingi BBC dalam skala jumlah pemirsa yang diperkirakan mencapai 50 juta pemirsa. Al Jazeera berawal dengan modal dari dana raja Qatar sejumlah 150 juta dolar Amerika, dan memulai siaran pada akhir 1996. Pada bulan April tahun tersebut, siaran BBC World dalam bahasa Arab mengalami masalah dengan pemerintah Arab Saudi, dan akhirnya harus menutup operasinya. Banyak mantan staf BBC yang kemudian bergabung dengan Al Jazeera.
Pada 15 November 2006 saluran Al Jazeera berbahasa Inggris mulai mengudara.
Reputasi
British Broadcasting Corporation (BBC) menyebut Al Jazeera sebagai salah satu jaringan berita paling berpengaruh di dunia, dengan liputan luas dan mendalam tentang peristiwa global. Reuters menggambarkan Al Jazeera sebagai jaringan berita yang independen dan berpengaruh, dengan fokus pada berita Timur Tengah dan global. The New York Times menyebut Al Jazeera sebagai salah satu sumber berita paling tepercaya di dunia, dengan liputan yang mendalam dan akurat tentang peristiwa global.
Al Jazeera memiliki kantor berita di berbagai lokasi worldwide, termasuk:
1. Doha, Qatar: Kantor pusat Al Jazeera.
2. Kuala Lumpur, Malaysia: Kantor Al Jazeera untuk Asia Tenggara.
3. London, Inggris: Kantor Al Jazeera untuk Eropa.
4. Washington DC, Amerika Serikat: Kantor Al Jazeera untuk Amerika Utara.
Al Jazeera memiliki beberapa saluran berita, termasuk:
1. Al Jazeera Arabic: Saluran berita dalam bahasa Arab.
2. Al Jazeera English: Saluran berita dalam bahasa Inggris.
3. Al Jazeera Balkans: Saluran berita untuk wilayah Balkan.
4. Al Jazeera Turk: Saluran berita dalam bahasa Turki.
Dengan demikian, Al Jazeera dapat diandalkan sebagai sumber berita yang independen dan berpengaruh di dunia.