Cara membuat
Makanan ini terbuat dari sari atau tepung sagu.[3] Banyak juga yang menggunakan tepung tapioka atau tepung kanju sebagai pengganti tepung sagu. Kapurung dimasak dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka sayuran.[4] Di antaranya sayur bayam, kacang panjang, jantung pisang, daun kelor, daun katuk, rebung, jagung. Bahan lainnya yang juga digunakan untuk membuat kapurung adalah udang, ikan, daging ayam atau sapi, juga jeruk atau patikala untuk memberikan rasa asam, serta kacang tanah. Sementara itu, untuk bumbu yang digunakan adalah cabai, garam, penyedap rasa, dan beberapa orang juga suka menggunakan kunyit pada kuahnya.[2]
Dalam penyajiannya, lauk, kuah, beserta sayuran pendamping kapurung diisiapkan terlebih dahulu. Biasanya kuah dari lauk ataupun sayuran ini digunakan sekaligus untuk menjadi kuah kapurung. Kuah sayuran atau kaldu dari lauk yang sudah matang dipisahkan lalu disisihkan sembari membuat adonan kapurung. Tepung sagu yang sudah direndam atau diendapkan kemudian ditambahkan air cukup banyak dan diaduk sehingga konsistensinya semakin cair. Setelah itu, siapkan rebusan air yang mendidih, untuk jumlahnya perlu disesuaikan dengan jumlah tepung sagu yang digunakan.[5] Ketika air rebus mendidih, maka bisa dilanjutkan untuk proses menyiramkan air mendidih ke campuran air sagu. Proses ini perlu dilakukan dengan baik, yang mana mengharuskan cairan air sagu di dalam wadah terus diaduk sembari menyiramkan air rebus ke dalamnya. Jumlah air rebus yang ditambahkan juga harus diperhitungkan, karena apabila terlalu banyak adonan kapurung akan menjadi terlalu encer. Begitu kapurung sudah menjadi lebih padat, bisa dilanjutkan dengan proses 'men-dui' kapurung atau membentuk kapurung menjadi lebih kecil. Proses ini biasa menggunakan alat bernama pa'dui' kapurung atau sumpit sebagai alternatif. Kapurung yang didui' langsung di masukkan ke wadah berisi kuah sayuran atau kaldu lauk yang disisihkan di awal.