Rujak gobet adalah sebuah jenis rujak khas Malang yang terbuat dari berbagai macam buah-buahan yang diserut halus dan direndam dalam kuah bumbu pedas, manis, dan gurih. Rujak tersebut berisi buah lokal seperti kedondong, bengkoang, mangga muda, nanas, mentimun, jeruk bali, dan nangka muda. Rujak tersebut biasanya disajikan dalam tradisi tujuh bulanan untuk ibu hamil bernama mitoni dalam budaya Jawa.[2] Makanan ini memiliki rasa asam, manis, pedas dan segar menjadi satu. Hal tersebut yang menjadi daya tarik dari makanan ini dibandingkan dengan jenis rujak lainnya.
Pedagang Rujak
Filosofi
Dalam tradisi mitoni, Rujak Gobet memiliki arti atau nilai filsafat yang tinggi. Terdapat prosesi dodol rujak yang dilakukan oleh calon bapak dan ibu. Rujak gobet diartikan sebagai harapan dari calon orang tua, yakni bapak dan ibu terhadap anak yang akan lahir dapat berbaur dan berkumpul dengan semua lapisan masyarakat.[3] Hal tersebut dapat dilihat dari komposisi dari makanan ini yang terdiri dari tujuh macam buah-buahan yang akan digunakan dalam prosesi dodol rujak.[3]
Peroses Pembuatan
Rujak gobet biasanya menggunakan kombinasi tujuh jenis buah yang teksturnya keras dan rasanya tidak terlalu manis agar mudah diserut atau diiris tipis. Pilihan buah yang umum digunakan meliputi bengkoang, mangga muda, kedondong, hingga jeruk bali, meski jenis buahnya dapat disesuaikan dengan selera karena tidak ada aturan baku.[4]
Proses pembuatannya dimulai dengan menyerut buah-buahan keras dan mencampurkannya dengan bumbu halus. Bumbu tersebut terbuat dari cabai, garam, dan air asam jawa yang kemudian dimasak bersama larutan gula merah hingga mendidih. Setelah dingin, barulah kuah bumbu dicampurkan ke dalam wadah berisi potongan buah.[4]
Referensi
↑9 Jenis Rujak Unik yang Wajib Kamu Coba, Selain Rujak Buah!