Soto Banjar adalah kuliner soto khas dari Kalimantan Selatan dengan bahan utama ketupat dan daging ayam. Soto ini memiliki aroma harum dari berbagai rempah, seperti Serai ,lengkuas , Kunyit, Kemiri, bawang merah , Bawang putih kayu manis, biji pala, dan cengkih.[2] Soto ini berisi daging ayam yang sudah disuwir, perkedel kentang, rebusan telur, dan potongan ketupat.[3] Terdapat bihun atau mi soun sebagai pelengkap.[4]
Sejarah
Soto Banjar diperkirakan muncul setelah tahun 1563, seiring kedatangan pedagang Tiongkok ke Banjarmasin, yang pada akhir abad ke-16 dikenal sebagai daerah kerajaan penghasil lada dan bagian dari Jalur Rempah Nusantara. Kuliner "jao to" (penyebutan soto saat itu) mulai masuk ke Banjarmasin pada masa tersebut[5]
Bahan yang digunakan
Seperti halnya soto ayam, Soto Banjar Asli , rempah yang paling dominan digunakan, yaitu bawang merah, bawang putih , serai,lengkuas ,kemiri ,buah pala, kayu manis ,cengkeh,ketumbar ,kunyit dan sedikit merica. Rempah dihaluskan menjadi bumbu dengan cara ditumis lebih dulu sampai mengental , kemudian ditambahkan minyak goreng atau minyak samin dan kemudian ditumis lagi hingga harum sebelum dimasukkan ke dalam kuah, rebusan ayam berfungsi sebagai kaldu alami kuah. Soto Banjar kuah keruh dan kental bumbu original tidak memakai tambahan santan atau susu, murni dihasilkan dari perpaduan rempah yang dijadikan bumbu , bumbu soto Banjar asli bisa bertahan hingga 1 Minggu atau lebih tanpa pengawet buatan , Soto Banjar bumbu original tidak menggunakan bunga lawang dan kapulaga seperti soto dari daerah lain .[butuh rujukan]
Penyajian
Soto Banjar sering menjadi menu sarapan atau makan malam, terutama di Banjarmasin dan sekitarnya. Makanan ini dijual di warung-warung makan dan restoran-restoran. Penjual Soto Banjar biasanya juga menyajikan sate ayam sebagai menu pendamping. Nasi sop adalah sebutan untuk Soto Banjar yang bahan utamanya nasi.[6]
Cita rasa dan keunikan
Soto Banjar ada beberapa jenis ,diantaranya soto kuin, soto kandangan serta soto Nagara. , ada jenis kuah kental dan keruh original ,ada pula kuah keruh modifikasi serta kuah bening. Semua jenis memiliki cita rasa gurih yang berasal dari kaldu ayam yang dimasak dengan berbagai bumbu.
Penambahan susu atau santan pada beberapa variasi resep, adalah hasil modifikasi bukan dari resep original soto Banjar , Soto Banjar Kuah Keruh (Bumbu Original ) tanpa campuran santan atau susu saat ini sudah jarang ditemukan , bahkan mungkin terancam punah . Soto Banjar kuah keruh yang sekarang banyak di temukan adalah hasil modifikasi dengan tambahan santan atau susu . pemberian variasi tersebut mungkin bertujuan memberikan tekstur kuah dengan cita rasa terasa creamy.[7]
Soto ini kerap disajikan dengan perasan,limau kuit atau jeruk nipis dan sambal hati untuk menambah rasa segar dan pedas. Soto Banjar bumbu original paling cocok disantap menggunakan sambal hati Selain itu, taburan bawang goreng dan daun seledri serta ditambahkan kecap asin namun saat ini banyak yang suka memakai kecap manis . aroma khas soto Banjar sangat menggugah selera.[8]