Bupati Poso
Darmin bersama pasangannya, Samsuri, berhasil memenangkan Pilkada Poso 2015 dengan mengungguli tiga pasangan lainnya. Pada tanggal 20 Januari 2016, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso, menggelar rapat pleno untuk menetapkan pasangan Darmin–Samsuri sebagai bupati dan wakil bupati terpilih pada Pilkada 9 Desember 2015.[4]
Pada tanggal 3 Mei 2016, Pemkab Poso di bawah pimpinan Darmin berhasil mengeksekusi penggusuran lahan Pasar Sentral Poso dengan dibantu ratusan petugas gabungan Satpol PP dan didukung personel TNI-Polri. Penggusuran ini dilakukan sebagai hasil dari kebijakan relokasi pedagang ke pasar baru yang terletak di Lembomawo, Poso Kota Selatan.[5] Lokasi pasar lama tersebut kemudian dijadikan Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk warga kota Poso.
Pada tanggal 9 Oktober 2016, Darmin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPD Partai Golkar Kabupaten Poso dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-9 Partai Golkar. Darmin menggantikan Abdul Muthalib Rimi, yang masa jabatannya telah berakhir sejak 30 September 2016 setelah menjabat sejak tahun 2009. Darmin dilantik oleh Muhidin M. Said, yang juga anggota Komisi V DPR-RI.[6]
Darmin mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Poso pada tanggal 17 Februari 2021.[7]