Karel merupakan putra dari Ishak Murafer dan Paulina Kocu. Ia menikah dengan Antoneta Asmuruf yang kemudian meninggal dunia. Ia kembali menikah dengan Farlien F. Mainake. Karel dikaruniai enam orang anak, yaitu Selviana Asatila Murafer, Stiven M.L. Murafer, Abraham O. Murafer, Like Deviana Murafer, Dandy Decky Murafer, dan Theo Mathius Kalami.[3]
Karel kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Maybrat dalam Pilbup Maybrat 2017. Ia berhadapan dengan Bernard Sagrim yang kembali mencalonkan diri sebagai bupati setelah selesai menjalani masa hukuman. Karel berpasangan dengan Yance Way, seorang birokrat di Pemerintah Kabupaten Maybrat yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran. Pasangan Karel-Yance (KARYA) diusung oleh Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan Partai Hanura yang memiliki total 7 kursi di DPRD Kabupaten Maybrat[5]Partai Golkar yang menjadi perahu politik Karel sebelumnya lebih memilih untuk mengusung Bernard Sagrim. Hal itu dapat dipahami karena Bernard Sagrim tetap menjabat sebagai Ketua DPD Partai GolkarKabupaten Maybrat walaupun berstatus sebagai narapidana kasus korupsi.
Hasil rekapitulasi suara oleh KPU Kabupaten Maybrat menunjukkan kekalahan tipis pasangan Karel-Yance yang meraih 14.364 suara sah (49,84%). Karel-Yance kemudian menggugat Keputusan KPU tersebut ke Mahkamah Konstitusi hingga mengharuskan KPU Kabupaten Maybrat melakukan pemungutan suara ulang (PSU) di satu tempat pemungutan suara (TPS). Hasil akhir yang dibacakan oleh Mahkamah Konstitusi pada 8 Juni2017 menunjukkan kenaikan jumlah suara untuk Karel-Yance. Namun setelah ditotalkan, jumlah keseluruhan suara Sagrim-Kocu masih lebih banyak dibanding suara yang diperoleh Karel-Yance. Oleh karena itu, dalam merupakan putusannya Mahkamah Konstitusi justru memperkuat kemenangan Bernard Sagrim dan Paskalis Kocu.[6] Putusan tersebut sempat memicu kerusuhan di Kabupaten Maybrat karena pendukung Karel-Yance masih belum menerima hasil tersebut. Hal tersebut memaksa pihak kepolisian menerjunkan lebih banyak personelnya bahkan harus dibantu oleh pihak TNI hingga kondisi kembali aman.[7]