Rijanto (lahir 28 Januari 1953) adalah seorang birokrat dan politikus Indonesia. Ia merupakan Bupati Blitar periode yakni 2016–2021 dan 2025–2030.[1] Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Blitar periode 2011–2016.
Pada tahun 1989, ia melanjutkan pendidikannya di FISIP Universitas Muhammadiyah Malang dan berhasil lulus pada tahun 1991. Delapan tahun kemudian, ia mengambil Program Magister Manajemen di Universitas Wijaya Putra dan lulus pada tahun 2001.
Pekerjaan
Rijanto memiliki perjalanan karier panjang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar yang dimulai sejak tahun 1975 sebagai ajudan bupati[3]. Ia kemudian menempati berbagai posisi strategis di bidang pemerintahan daerah, mulai dari Kepala Sub Bagian Pemerintahan Perekonomian (1981–1982), Mantri Polisi Pamong Praja di Sidomulyo Kecamatan Bakung (1982–1984), hingga beberapa kali menjabat sebagai camat, yaitu di Kademangan (1984–1988), Nglegok (1988–1992), dan Wlingi (1992–1995). Setelah itu, ia dipercaya sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar (1995–1999) dan kemudian menduduki berbagai jabatan di PDAM Kabupaten Blitar serta dinas-dinas teknis lainnya, termasuk Kepala Satpol PP (2003–2005), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (2005–2006), serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hingga Dinas Pendidikan Daerah (2007–2010). Pengalaman panjang tersebut mengantarkannya menjadi Wakil Bupati Blitar (2011–2016), lalu Bupati Blitar periode 2016–2021, dan kembali menjabat sebagai Bupati Blitar sejak 2025 hingga sekarang.[3]
Riwayat Organisasi
Rijanto juga aktif dalam berbagai organisasi sosial, kepemudaan, dan olahraga di Kabupaten Blitar. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah II Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia Kabupaten Blitar selama periode 1992–2012. Dalam bidang olahraga, ia tercatat sebagai pengurus Persatuan Sepak Bola Blitar Indonesia (2004–2008), Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Blitar (2009–2012), Ketua Pengurus Cabang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Kabupaten Blitar (2009–2012), serta Ketua Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Blitar (2009–2013). Selain itu, ia juga aktif di Gerakan Pramuka dengan menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Blitar (2008–2018) serta Ketua Majelis Pembimbing Cabang (2016–2021). Di lingkungan aparatur sipil negara, ia pernah menjadi Dewan Penasihat KORPRI Kabupaten Blitar pada periode 2011–2016 dan 2016–2021. Hingga saat ini, ia masih menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Blitar sejak 2012, menunjukkan keterlibatannya yang berkelanjutan dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial.[3][4]
Penghargaan
Rijanto juga menerima berbagai penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya di bidang pemerintahan, kepegawaian, dan kepramukaan. Pada tahun 2001 ia dianugerahi Satya Lencana Karya Satya XX Tahun sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian jangka panjang sebagai aparatur sipil negara, kemudian pada tahun 2004 kembali menerima Satya Lencana Karya Satya XXX Tahun. Di bidang kepramukaan, ia memperoleh Lencana Dharma Bhakti Pramuka pada tahun 2008 sebagai apresiasi atas dedikasinya dalam pembinaan gerakan pramuka di daerah, serta Lencana Melati Pramuka pada tahun 2012 yang merupakan salah satu tanda penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka atas jasa dan pengabdiannya yang berkelanjutan.[4]