Politik
Abdul Halim Muslih memulai kiprahnya di bidang politik melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bantul selama satu dekade, dari tahun 1999 hingga 2009. Pada periode yang sama, ia juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB untuk Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2004 hingga 2009.
Dalam lembaga legislatif, Abdul Halim terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta selama dua periode, yakni 2004–2009 dan 2009–2014. Sejak tahun 2012, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Kabupaten Bantul dan terus memegang jabatan tersebut hingga saat ini.
Abdul Halim Muslih pertama kali terpilih sebagai Wakil Bupati Bantul pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015, mendampingi Bupati Suharsono, dan menjabat pada periode 2016–2021. Keduanya mengungguli pasangan petahana Sri Surya Widati–Misbakhul Munir dengan perolehan suara sebesar 53%. Sebelumnya, ia pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati dalam Pilkada tahun 2010, tetapi belum berhasil terpilih.
Pada Pilkada Bantul tahun 2020, ia mencalonkan diri sebagai Bupati dan terpilih bersama Joko B. Purnomo sebagai Wakil Bupati untuk masa jabatan 2021–2024. Mereka unggul dengan perolehan suara sebesar 57,4%.[9][10]
Ia kembali mencalonkan diri pada Pilbup Bantul 2024 dan berhasil memenangkan pemilihan untuk masa jabatan 2025–2030, kali ini berpasangan dengan pensiunan Aparatur Sipil Negara, Aris Suharyanta sebagai Wakil Bupati. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 230.819 suara atau 43,45% dari total suara sah. Dengan terpilihnya kembali, Abdul Halim Muslih menjadi Bupati Bantul dua periode berturut-turut.[11][12][13]