Saat kuliah di Universitas Hasanuddin, Makassar, ia aktif di pergerakan Praja Muda Karana, Gugus Depan 349-350 Unhas. Perempuan ini tercatat dalam kepengurusan alumni Pramuka Unhas. Aktivitasnya membuat namanya dikenal di jajaran kepengurusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan.[2]
Karier
Pertama kali meniti karier sebagai pegawai negeri sipil, tahun 1991. Ratnawati menjadi staf subbagian perencanaan dan penyusunan program di Departemen Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Departemen berubah nama menjadi Dinas Sosial seiring otonomi daerah. Tugasnya di Dinsos Sulsel berakhir tahun 2013, dengan jabatan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial.[3] Pada tahun 2014, ia kembali ke sinjai dan ditunjuk sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sinjai. Kemudian Ratnawati dimutasu menjadi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah setempat.
Karier politik
Setelah pensiun dari birokrat, Ratnawati Arif mencalonkan diri dalam Pemilihan umum Bupati Sinjai 2024. Ia berpasangan A. Mahyanto Mazda, pengacara dan konsultan hukum. Ratnawati dan Mahyanto diusung Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Pasangan ini punya visi Sinjai Maju, Sejahtera, Mandiri dan Berkeadilan.
Keputusan Komisi Pemilihan Umum Sinjai Nomor 791/2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sinjai Tahun 2024, tanggal 3 Desember 2024 menetapkan Ratnawati Arif bersama Mahyanto mendapat 64.735 suara atau 45,2% dari total suara sah. Perolehan tersebut mengungguli calon bupati lain, yakni Muzayyin Arif 42.965, Kartini 34.720 dan Nursanti 717 suara.[4][5]