Chyntia adalah anak pertama dari empat bersaudara dalam keluarga Kalangit. Ia adalah putri dari Drs. Hans Kalangit, M.Si, dan Dra. Carolin Manuahe, M.Si. Chyntia menikah dengan Reinol Tumbio, SE, dan pasangan ini dikaruniai empat orang anak Floreinchya Aurell Tumbio, Frainny Andchyrei Tumbio, Frailly Andchyrei Tumbio, dan Fabian Reinol Tumbio.[1]
Pendidikan formal Chyntia dimulai di SD Negeri Malalayang, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 8 Manado dan SMA Negeri 9 Manado. Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. Chyntia memulai kariernya sebagai pegawai negeri sipil (CPNS) pada tahun 2009 dan menjalani masa pensiun dini pada tahun 2015/2016.[1]
Organisasi
Pada 18 Februari 2026, Chyntia Kalangit dilantik sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro masa bakti 2025–2029. Dalam kepengurusannya, ia menekankan pembinaan atlet usia dini dan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara.[4]
Kontroversi
Pada 6 Mei 2026, Chyntia ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana bantuan korban letusan Gunung Ruang tahun anggaran 2024. Total nilai kerugian negara dalam kasus ini ditaksir mencapai Rp22,7 miliar.[5]