Riwayat Pekerjaan
1. Polri Tahun 2003,
2. Plt Bupati Kolaka Timur 2022,
3. Bupati Kolaka Timur 2024-sekarang,
4. Ketua KONI Kolaka Timur 2022-sekarang,
5. Ketua Dewan Masjid Kabupaten Kolaka Timur-Sekarang[6]
Kontroversi
Pada Agustus 2025, Abdul Azis, Bupati Kolaka Timur, menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadapnya terkait dugaan kasus korupsi dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). KPK menegaskan bahwa penangkapan tersebut telah dilakukan sesuai prosedur, terlebih setelah mendapat informasi kuat dari sejumlah lokasi. OTT dilakukan di tiga kota—Jakarta, Kendari, dan Makassar—dan tim Khusus KPK di Makassar berhasil menangkap Abdul Azis sebagai bagian dari jaringan penerima suap dalam proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur.[7]
Abdul Azis kemudian resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dengan dugaan sebagai pihak penerima suap atas proyek RSUD yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), serta terindikasi sebagai bagian dari dugaan aliran dana ke pihak-pihak tertentu, termasuk partai politik.[8] Partai NasDem menaungi Abdul Azis secara terbuka mendukung proses hukum.[9]