ENSIKLOPEDIA
Patisambhidamagga
| Paṭisambhidāmagga | |
|---|---|
| Jenis | Kitab kanonis |
| Induk | Khuddakanikāya |
| Atribusi | Sāriputta; Bhāṇaka |
| Komentar | Saddhammapakāsinī (Paṭisambhidāmagga-aṭṭhakathā) |
| Pengomentar | Mahānāma (abad ke-5) |
| Singkatan | Ps; Paṭis; Pṭs |
| Bagian dari seri |
| Tipiṭaka |
|---|
| Buddhisme Theravāda |
Kitab Paṭisambhidāmagga (Pali untuk "Jalan Pembedaan"; disingkat Ps, Paṭis, atau Pṭs) adalah sebuah kitab suci Buddhisme sebagai bagian dari Khuddakanikāya dalam Suttapiṭaka, yang merupakan bagian dari Tripitaka Pali sebagaimana dilestarikan oleh Buddhisme Theravāda. Kitab ini tercantum di sana sebagai kitab ke-12 dari Khuddakanikāya dalam Suttapiṭaka.
Kanonisitas
Penanggalan
Tradisi mengaitkan Paṭisambhidāmagga dengan Sāriputta, murid utama Buddha Gotama.[1] Kitab ini memiliki beberapa kesamaan dengan Dasuttara Sutta (DN 34) dari Dīghanikāya, yang juga dikaitkan dengan Sāriputta.[2][3]
Menurut tradisi Indologi Jerman, kitab ini kemungkinan disusun sekitar abad ke-2 Masehi.[4] Indikasi bahwa kitab ini relatif baru mencakup banyaknya kutipan dari Suttapiṭaka dan Vinayapiṭaka, serta adanya asumsi pengenalan pembaca terhadap berbagai legenda dan kisah buddhis. Sebagai contoh, nama-nama berbagai arahat disebutkan tanpa ada pembahasan mengenai identitas mereka.[2] Istilah paṭisambhidā tidak muncul dalam teks-teks sutta dan vinaya yang lebih tua, tetapi muncul dalam Abhidhamma dan beberapa teks Khuddakanikāya lainnya yang dianggap relatif baru.[2] Bentuk variannya, pratisaṃvid, muncul dalam Sanskerta Hibrida Buddhis yang menunjukkan bahwa konsep itu sendiri digunakan bersama dengan aliran-aliran non-Theravāda lainnya.[2] Paṭisambhidāmagga juga dicantumkan dalam Dīpavaṃsa ke dalam daftar teks yang ditolak oleh kaum Mahāsāṁghika.[2] Berdasarkan rujukan ini dan elemen-elemen tematis tertentu, A. K. Warder berpendapat bahwa suatu bentuk dari kitab ini mungkin berasal dari abad ke-3 SM, tanggal tradisional yang dikaitkan dengan perpecahan kaum Mahāsāṁghika.[5] L. S. Cousins mengaitkannya dengan perpecahan doktrinal pada Konsili Buddhis Kedua dan memperkirakan kitab ini berasal dari abad pertama SM.[5]
Pengklasifikasian
Paṭisambhidāmagga telah digambarkan sebagai "upaya untuk menyistematisasikan Abhidhamma" dan karenanya kemungkinan merupakan kitab pendahulu dari Visuddhimagga.[4] Pendekatan sistematis teks ini dan kehadiran mātikā (matriks daftar isi) yang merangkum isi bagian pertama merupakan dua ciri yang menyerupai Abhidhamma, tetapi ia juga mencakup beberapa fitur dari Suttapiṭaka, termasuk pengulangan pembukaan standar evaṃ me sutaṃ ('demikianlah yang kudengar').[2][6] Isi dan aspek penyusunannya tumpang tindih secara signifikan dengan kitab Vibhaṅga, dan A. K. Warder menyatakan bahwa pada tahap tertentu dalam perkembangannya, kitab ini mungkin sempat diklasifikasikan sebagai teks Abhidhamma.[2]
Noa Ronkin berpendapat bahwa Paṭisambhidāmagga kemungkinan berasal dari era pembentukan Abhidhamma, dan mewakili perkembangan paralel dari tradisi interpretatif yang tercermin dalam kitab Vibhaṅga dan Dhammasaṅgaṇī.[5]
Susunan
Paṭisambhidāmagga terdiri dari 30 bab tentang berbagai topik. Topik yang pertama, tentang pengetahuan, mencakup sekitar sepertiga dari keseluruhan isi kitab ini.
Kitab ini memiliki tiga kelompok bagian (vagga) yang masing-masing terdiri dari sepuluh "bab" (kathā) sehingga totalnya ada tiga puluh bab. Ketiga bagian tersebut adalah:
- Mahāvagga ("Kelompok Besar")—dimulai dengan pencacahan (mātikā) 73 jenis pengetahuan (ñāṇa) yang kemudian diuraikan secara rinci.
- Yuganandhavagga ("Kelompok Serangkai")—berisi serangkaian pertanyaan.
- Paññāvagga ("Kelompok Kebijaksanaan")—menjawab pertanyaan-pertanyaan di kelompok sebelumnya.[7]
Berikut adalah rincian susunan bagian di dalamnya:
| SC | PTS | Judul Pali | Judul Inggris |
|---|---|---|---|
Mahāvagga | |||
| (The Great Chapter) | |||
| Ps 1.0 | PTS 1.1–1.3 | Mātikā | Schedule |
| Ps 1.1 | PTS 1.4–1.134 | Ñāṇakathā | Treatise on Knowledge |
| Ps 1.2 | PTS 1.135–1.161 | Diṭṭhikathā | Treatise on Views |
| Ps 1.3 | PTS 1.162–1.196 | Ānāpānassatikathā | Treatise on Breathing |
| Ps 1.4 | PTS 2.1–2.34 | Indriyakathā | Treatise on Faculties |
| Ps 1.5 | PTS 2.35–2.71 | Vimokkhakathā | Treatise on Liberation |
| Ps 1.6 | PTS 2.72–2.77 | Gatikathā | Treatise on Destinations |
| Ps 1.7 | PTS 2.78–2.79 | Kammakathā | Treatise on Action |
| Ps 1.8 | PTS 2.80–2.81 | Vipallāsakathā | Treatise on Perversions |
| Ps 1.9 | PTS 2.82–2.85 | Maggakathā | Treatise on the Paths |
| Ps 1.10 | PTS 2.86–2.91 | Maṇḍapeyyakathā | Treatise on a “Fine Extract to be Drunk” |
Yuganaddhavagga | |||
| (Chapter Beginning With Coupling) | |||
| Ps 2.1 | PTS 2.92–2.103 | Yuganaddhakathā | Treatise on Coupling |
| Ps 2.2 | PTS 2.104–2.114 | Saccakathā | Treatise on Actualities |
| Ps 2.3 | PTS 2.115–2.129 | Bojjhaṅgakathā | Treatise on Enlightenment Factors |
| Ps 2.4 | PTS 2.130–2.139 | Mettākathā | Treatise on Loving Kindness |
| Ps 2.5 | PTS 2.140–2.146 | Virāgakathā | Treatise on Fading Away |
| Ps 2.6 | PTS 2.147–2.158 | Paṭisambhidākathā | Treatise on Discriminations |
| Ps 2.7 | PTS 2.159–2.165 | Dhammacakkakathā | Treatise on the “Wheel of the True Idea” |
| Ps 2.8 | PTS 2.166–2.167 | Lokuttarakathā | Treatise on the Supramundane |
| Ps 2.9 | PTS 2.168–2.176 | Balakathā | Treatise on Powers |
| Ps 2.10 | PTS 2.177–2.184 | Suññakathā | Treatise on Voidness |
Paññāvagga | |||
| (Discussion of Wisdom) | |||
| Ps 3.1 | PTS 2.185–2.204 | Mahāpaññākathā | Treatise on the Great Understanding |
| Ps 3.2 | PTS 2.205–2.214 | Iddhikathā | Treatise on Success (Supernormal Power) |
| Ps 3.3 | PTS 2.215–2.218 | Abhisamayakathā | Treatise on Convergence |
| Ps 3.4 | PTS 2.219–2.224 | Vivekakathā | Treatise on Seclusion |
| Ps 3.5 | PTS 2.225–2.226 | Cariyākathā | Treatise on Behaviour |
| Ps 3.6 | PTS 2.227–2.229 | Pāṭihāriyakathā | Treatise on Marvels (Metamorphosis) |
| Ps 3.7 | PTS 2.230–2.231 | Samasīsakathā | Treatise on Same-Headedness |
| Ps 3.8 | PTS 2.232–2.235 | Satipaṭṭhānakathā | Treatise on the Four Foundations of Mindfulness |
| Ps 3.9 | PTS 2.236–2.242 | Vipassanākathā | Treatise on Insight |
| Ps 3.10 | PTS 2.243–2.246 | Mātikākathā | Treatise on a Schedule |
Signifikansi
Ajaran tentang kekosongan
Paṭisambhidāmagga mungkin merupakan teks bergenre Abhidhamma (meskipun secara kanonik berada dalam Khuddakanikāya) berbahasa Pali pertama yang menggunakan istilah "sabhāva" (karakteristik dasar) di dalam bagian yang berjudul "Suññakathā".[5] Bagian tersebut mendefinisikan sabhāva sebagai sifat kosong (suññaṃ) dari lima gugusan:
| “ | Jātaṁ rūpaṁ sabhāvena suññaṁ. Vigataṁ rūpaṁ vipariṇatañceva suññañca. Jātā vedanā sabhāvena suññā. Vigatā vedanā vipariṇatā ceva suññā ca …pe… jātā saññā … jātā saṅkhārā … jātaṁ viññāṇaṁ … jātaṁ cakkhu …pe… jāto bhavo sabhāvena suñño. Vigato bhavo vipariṇato ceva suñño ca. Idaṁ vipariṇāmasuññaṁ. "Rūpa yang terlahir adalah kosong dari sabhāva (sabhāvena suññaṃ); rūpa yang lenyap telah berubah dan kosong. Vedanā yang terlahir adalah kosong dari sabhāva; vedanā yang lenyap telah berubah dan kosong... Saññā yang terlahir... Saṅkhāra yang terlahir... Viññāṇa yang terlahir... Bhava yang terlahir adalah kosong dari sabhāva; bhava yang lenyap telah berubah dan kosong. Inilah yang disebut ‘kosong dalam hal perubahan’."[5] |
” |
| — Suññakathā, Ps 2.10 | ||
Teks ini juga mendefinisikan landasan indra sebagai "kosong dari diri atau apa yang menjadi milik diri atau apa yang kekal atau permanen atau abadi atau tidak-tunduk-pada-perubahan."[8]
Menurut Noa Ronkin: "kutipan ini berarti bahwa totalitas pengalaman manusia adalah kosong dari substansi yang kekal atau dari apa pun yang menjadi bagian dari substansi tersebut, karena totalitas ini bergantung pada banyak kondisi yang beragam, dan pada hakikatnya tunduk pada proses kemunculan dan pelenyapan yang terus-menerus."[5]
Instruksi cinta kasih
"Semoga semua makhluk terbebas dari
kebencian, kesukaran, dan penderitaan,
dan semoga mereka hidup berbahagia."
Kitab Paṭisambhidāmagga (Ps) juga memuat bagian yang berjudul Mettākathā (Ps 2.4, "Risalah tentang Cinta Kasih").[11] Dalam bagian tersebut, diberikan sebuah rumusan umum yang populer sebagai instruksi pengamalan meditasi cinta kasih (di bawah ini, dalam bahasa Indonesia dan Pali), yang pada hakikatnya identik dengan syair Cunda Sutta (AN 10.176)—terutama terlihat jelas dalam bahasa Pali—yang juga terkait dengan pemancaran cinta kasih.
Instruksi tersebut menjelaskan dua puluh dua aspek “kebebasan kehendak oleh cinta kasih dengan pemancaran” (mettācetovimutti) dapat dipancarkan dengan:[9]
| “ |
|
” |
| — Mettākathā, Ps 2.4 terj. Indra Anggara | ||
Kemudian, pemancaran terarah dapat diterapkan pada masing-masing pemancaran yang tidak ditentukan dan pemancaran yang ditentukan. Misalnya, setelah memancarkan cinta kasih kepada semua makhluk di arah timur (Sabbe puratthimāya disāya sattā...), seseorang memancarkan cinta kasih ke semua makhluk di arah barat, lalu ke arah utara, lalu ke arah selatan, dan seterusnya; kemudian, seseorang memancarkannya ke semua makhluk bernapas dengan cara ini (Sabbe puratthimāya disāya pāṇā...), kemudian semua makhluk, semua pribadi, dan seterusnya hingga diperluas untuk semua yang lahir di alam rendah.
Terjemahan
Bahasa Inggris
Paṭisambhidāmagga adalah salah satu kitab terakhir dalam Tripitaka Pali yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.[12] Bahasa teknis yang digunakan kitab ini dan seringnya penggunaan pengulangan ayat merupakan tantangan bagi para penerjemah dan juru bahasa.[13]
- Terjemahan pertama oleh Bhikkhu Ñāṇamoli diterbitkan secara anumerta, setelah melalui penyuntingan dan pengerjaan ulang yang ekstensif oleh AK Warder.[12][13]
- Terjemahan: The Path of Discrimination, oleh Nanamoli, 1982, Pali Text Society, Bristol.
- Sebagai tambahan, Mindfulness of Breathing, oleh Nanamoli, 1998 (edisi ke-6), Buddhist Publication Society, Kandy, Sri Lanka, mencakup terjemahan Ānāpānassatikathā atau Ānāpānakathā dalam Paṭisambhidāmagga, bersama dengan Ānāpānasati Sutta dan materi-materi lain dari kepustakaan Pali tentang subjek tersebut.
Referensi
- ↑ Kaitan ini dapat ditemukan dalam aṭṭhakathā (komentar) berbahasa Pali untuk Paṭisambhidāmagga (Paṭis-a I 1,18) (Hinüber, 2000, hlm. 60).
- 1 2 3 4 5 6 7 Norman, Kenneth Roy (1983). Pali Literature (dalam bahasa English). Wiesbaden: Otto Harrassowitz. hlm. 87-89. ISBN 3-447-02285-X. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ↑ Lihat, mis., Sujato (terj.), "Up to Ten" (Dasuttarasutta, DN 34) di https://suttacentral.net/dn34/en/sujato.
- 1 2 Hinüber (2000), hlm. 60.
- 1 2 3 4 5 6 Ronkin, Noa (2005). Early Buddhist Metaphysics (dalam bahasa English). New York: Routledge. hlm. 91-2. ISBN 0-415-34519-7. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ↑ Law, Bimala Churn (2000). A History of Pali Literature (dalam bahasa English). Varanasi: Indica Books. hlm. 287-90. ISBN 81-86569-18-9. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ↑ Hinüber (2000), hlm. 60.
- ↑ Ñāṇamoli, The Path of Discrimination, 1982, hlm. 359
- 1 2 Anggara, Indra (2009). Suttapiṭaka Khuddakanikāya: Paṭisambhidāmagga (PDF). Medan: Indonesia Tipitaka Center (ITC). hlm. 548–551. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Dikutip dalam Buddhaghosa & Ñāṇamoli (1999), hlm. 302, Vsm.IX,50. Lihat pula Ñanamoli (1987), bagian 11, "Methodical Practice: from the Patisambhidamagga," yang menerjemahkan kalimat ini sebagai: "May all beings be freed from enmity, distress and anxiety, and may they guide themselves to bliss."
- ↑ Dalam bagian artikel ini, sumber utama berbahasa Inggris adalah:
- (Buddhaghosa 1999, hlm. 301–304 (Vsm.IX.49–58))
- Ñanamoli, Thera, ed. (1994) [1987]. "Methodical Practice: from the Paṭisambhidāmagga". The Practice of Loving-Kindness (Metta): As Taught by the Buddha in the Pali Canon. The Wheel. Vol. 7. Diterjemahkan oleh Ñanamoli, Thera. Kandy, Sri Lanka: Buddhist Publication Society. Diakses tanggal 2007-11-25.Teks Pali-nya utamanya didasarkan pada Paṭisambhidāmagga 2, BJT hlm. 64–80, lihat: "Patisambhidamaggo 2". Bodhgaya News. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-06-11. Diakses tanggal 2009-08-07.
- 1 2 Norman, K. R. Journal of the Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland, no. 2, 1983, hlm. 314–315. JSTOR, www.jstor.org/stable/25211568.
- 1 2 McDermott, James hlm. Journal of the American Oriental Society, vol. 105, no. 4, 1985, hlm. 784–784. JSTOR, www.jstor.org/stable/602776.
Sumber
- Hinüber, Oskar von (2000). A Handbook of Pāli Literature. Berlin: Walter de Gruyter. ISBN 3-11-016738-7.
|
| ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
| ||||||||||||
| |||||||||||||
| |||||||||||||
| |||||||||||||
| |||||||||||||
| |||||||||||||
|
| ||||||||||||