*Daftar ini juga mencakup mereka yang tidak melabeli diri sebagai umat Theravāda, seperti mereka dalam masa prasektarian, masa awal, modernis, EBT-is, dll., tetapi sangat dipengaruhi dan/atau memengaruhi ajaran Theravāda klasik.
Anawrahta Minsaw (bahasa Burma:အနော်ရထာcode: my is deprecated ; IPA:[ənɔ̀ja̰tʰa]; berkuasa 1044-1078), juga dieja Aniruddha atau Anoarahtâ atau Anoa-ra-htá-soa, adalah penguasa Kerajaan Pagan dan penguasa pertama Burma yang bersatu. Anawrahta mengubah Pagan dari yang semula hanya sebuah wilayah kering di kawasan Burma Atas (hulu) menjadi kekaisaran bersatu pertama di Burma yang membentuk basis Burma (Myanmar) modern. Karena upayanya inilah ia juga termasuk bapak bangsa Burma. Sejarah Burma yang dapat diverifikasi kebenarannya juga bermula dari dirinya naik takhta Pagan pada tahun 1044.
Sebagai seorang pemimpin disiplin yang tegas, Raja Anawrahta menjadi bagian dari kunci reformasi sosial, keagamaan, dan ekonomi yang akan berdampak pada kelanjutan sejarah Burma. Reformasi sosial-keagamaan pada akhirnya berkembang sampai menjadi budaya Burma sekarang. Dengan membangun serangkaian bendungan, Sang Raja mengubah lahan kering dan tandus yang ada di sekitar Pagan menjadi lumbung padi utama Burma Atas, menjadikan Burma Atas basis ekonomi berkelanjutan untuk mendominasi lembah Irrawaddy dan sekelilingnya pada abad-abad berikutnya. Sang Raja juga mewariskan sistem pengelolaan pemerintahan yang kuat dan terus dipertahankan oleh para raja Pagan setelahnya sampai keruntuhan dinasti pada tahun 1287. Keberhasilan dan lamanya kekuasaan Pagan atas lembah Irrawaddy meletakkan lembaran dasar bagi kebangkitan bahasa dan budaya Burma, serta penyebaran suku Burma di Burma Atas.
Warisan Anawrahta jauh melampaui Burma hingga keluar kerajaan. Penerimaannya terhadap ajaran Buddha Theravāda berhasil menghentikan pengaruh Mahāyāna Kerajaan Khmer, mendukung penyebaran aliran tersebut, yang sebelumnya sempat mengalami kemunduran di tempat lain baik di Asia Selatan maupun Tenggara. Keberhasilan perkembangan Buddha Theravāda dari Pagan memungkinkan ajaran tersebut menyebar hingga ke Lanna (Thailand utara), Siam (Thailand tengah), Lan Xang (Laos), dan Kerajaan Khmer (Kamboja) pada abad ke-13 dan 14.
Anawrahta juga menjadi salah satu raja terkenal dalam sejarah Burma. Legenda kisah hidupnya menjadi bagian penting dari cerita rakyat Burma dan disampaikan lagi dalam sastra dan pertunjukan panggung populer.