Sejarah
Model adalah salah satu makanan tradisional khas Palembang yang sudah ada sejak abad ke-16, pada masa Kesultanan Palembang. Pada awalnya, makanan ini dikenal dengan nama "kelesan," yang berarti dapat bertahan lama jika disimpan. Model pertama kali dibuat oleh penduduk asli Palembang, tetapi dijual oleh pedagang Tionghoa yang sudah menetap di Palembang saat itu. Makanan ini menjadi bagian dari adat dan biasanya disajikan di rumah limas, rumah tradisional Palembang.[1]
Asal-usul hidangan model masih dikelilingi oleh berbagai cerita. Salah satu versi mengatakan bahwa seorang nenek di Palembang menciptakan hidangan ini dengan cara mencampurkan ikan tenggiri dan tepung sagu, membentuknya menjadi bola-bola kecil, kemudian menggorengnya.[2]
Nama "model" berasal dari kata dalam bahasa Palembang, "modol," yang berarti bola atau bulatan. Versi lain mengisahkan bahwa seorang pedagang ikan di Palembang yang pertama kali menciptakan hidangan ini untuk tujuan praktis. Ia mencampurkan ikan tenggiri dengan tepung sagu, membentuk bulatan kecil, dan menggorengnya hingga berwarna kecokelatan. Hidangan ini cepat disukai oleh pelanggannya dan menjadi populer di Palembang.[2]
Kandungan bahan dan cara memasak
Cara membuat model cukup mudah dan praktis. Pertama, campurkan daging ikan yang sudah digiling dengan air, garam, bawang putih halus, dan tepung terigu yang sudah dicampur dengan air panas. Aduk hingga menjadi adonan yang kental. Setelah itu, tambahkan tepung sagu dan uleni hingga tercampur rata. Ambil sedikit adonan, isi dengan tahu, lalu bentuk menjadi bulatan-bulatan kecil. Goreng adonan dalam minyak panas hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan.[1]
Untuk membuat kuah model, haluskan bawang putih, ebi, udang cincang, dan merica. Tumis bumbu halus hingga harum, kemudian tambahkan air, gula, garam, dan penyedap rasa sesuai selera. Masak hingga mendidih, lalu masukkan irisan daun bawang. Kuah model siap disajikan bersama model yang sudah digoreng. Model dapat dinikmati dengan tambahan kecap manis, sambal, timun, jeruk nipis, atau bahan pelengkap lainnya sesuai selera.[1]