Hubungan Malaysia dengan Peru mengacu pada hubungan bilateral antara Malaysia dan Peru. Malaysia mempunyai kedutaan besar di Lima,[1] yang didirikan pada tahun 1996, sedangkan Peru mempunyai kedutaan besar di Kuala Lumpur, yang didirikan pada tahun 1992.[2] Kedua negara berkeinginan untuk meningkatkan hubungan mereka di bidang pariwisata, perdagangan dan investasi, pertanian dan kehutanan, kesehatan, ilmu pengetahuan dan teknologi, energi, pendidikan, pembangunan pedesaan, pengentasan kemiskinan, gastronomi, dan seni dan budaya.[3][4]
Pada tanggal 11 Oktober 1995, Perdana Menteri MalaysiaMahathir Mohamad berangkat untuk kunjungan resmi ke Peru.[5][6] Mahathir mengatakan kedua negara harus berupaya untuk kerja sama ekonomi yang nyata, hubungan perdagangan yang lebih kuat dan hubungan politik dan budaya yang lebih dalam.[7]
Kerja sama perdagangan
Malaysia merupakan salah satu tujuan utama ekspor Peru dengan total perdagangan pada tahun 2012 tercatat sebesar $235 juta.[8] Ekspor Peru ke Malaysia berjumlah sekitar $28 juta sedangkan ekspor Malaysia sebesar $207 juta.[8]
Perjanjian
Pada tahun 1995, perjanjian tentang promosi dan perlindungan investasi bersama telah ditandatangani antara kedua negara.[9]