Peru dan Uruguay memiliki sejarah yang sama karena keduanya pernah menjadi bagian dari Imperium Spanyol. Selama periode kolonial Spanyol, Peru diperintah oleh Kewizuraian Peru di Lima sementara Uruguay saat itu merupakan bagian dari Kewizuraian Río de la Plata dan dikelola dari Buenos Aires. Hubungan diplomatik antara Peru dan Uruguay terjalin pada tahun 1849 dan Peru menunjuk seorang konsul di Montevideo.[1] Pada tahun 1900, Peru menunjuk menteri residen pertamanya di Montevideo dan perwakilan diplomatik Peru di Montevideo ditingkatkan menjadi kedutaan besar pada tahun 1946.[1]
Pada Juli 2011, Presiden Uruguay José Mujica mengunjungi Peru untuk menghadiri pelantikan Presiden Ollanta Humala.[2] Pada November 2018, mantan Presiden Peru Alan García berlindung di kedutaan Uruguay di Lima dan meminta suaka di Uruguay. García sedang diselidiki karena diduga menerima suap selama pembangunan kereta listrik di Lima oleh perusahaan Brasil Odebrecht. Dua minggu kemudian, Uruguay menolak permohonan suakanya dan García meninggalkan kedutaan.[3]
Kedua negara berpartisipasi dalam berbagai pertemuan puncak multilateralAmerika Selatan dan telah mengadakan beberapa pertemuan bilateral tingkat tinggi.
Perjanjian bilateral
Kedua negara telah menandatangani beberapa perjanjian bilateral seperti Perjanjian Konsuler (1885); Perjanjian Ekstradisi (1885); Perjanjian Pertukaran Publikasi (1889); Perjanjian Validitas Gelar Akademik (1918); Perjanjian Pertukaran Budaya (1985); Perjanjian Pemulangan Internasional Anak-Anak yang Diculik (1989); Perjanjian Kerja Sama Ilmiah dan Teknis (1998); Perjanjian Pencegahan Penyalahgunaan dan Penindasan Perdagangan Narkotika, Zat Psikotropika dan Kejahatan Terkait, Prekursornya dan Produk Kimia Esensial (1999); Perjanjian Transportasi Udara (2002); Perjanjian Kerja Sama Ilmiah, Teknologi dan Logistik dalam Urusan Antartika (2002); Nota Kesepahaman untuk Promosi Perdagangan, Pariwisata dan Investasi (2008); Perjanjian Kerja Sama dalam Urusan Migrasi (2016); dan Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana (2016).[1][4]