Hubungan Malaysia dengan Turkmenistan mengacu pada hubungan bilateral antara Malaysia dan Turkmenistan. Baik Malaysia maupun Turkmenistan tengah berupaya meningkatkan hubungan bilateral, terutama dalam hubungan ekonomi.[1]
Hubungan ekonomi
Sejumlah dokumen telah ditandatangani oleh kedua belah pihak untuk menjalin hubungan ekonomi yang lebih erat di antara mereka.[2] Selain itu, sejumlah perusahaan Malaysia telah menunjukkan minat dalam pengembangan pariwisata dan infrastruktur antara kedua negara.[3] Pada tahun 2012, Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedov mengundang lebih banyak perusahaan Malaysia untuk menjajaki peluang bisnis di Turkmenistan.[4] Perusahaan minyak dan gas milik negara Malaysia, Petronas, telah beroperasi di negara tersebut sejak tahun 1996,[4] dengan investasi di Turkmenistan mencapai total US$10 miliar pada tahun 2019.[5] Malaysia juga berupaya untuk memperluas perdagangan makanan halalnya, serta total perdagangan antara kedua negara. Pada tahun 2013 perdagangan ini mencapai $33,13 juta dibandingkan dengan $11,68 juta pada tahun 2012 dan $24,27 juta pada tahun 2011.[6]
↑"TURKMENISTAN OPENS EMBASSY IN MALAYSIA". The Permanent Mission of Turkmenistan to the United Nations. Diarsipkan dari asli tanggal 4 January 2014. Diakses tanggal 3 January 2014.