Hubungan Malaysia–Amerika Serikat adalah hubungan bilateral antara Malaysia dan Amerika Serikat menjalin hubungan diplomatik setelah kemerdekaan Malaya pada 1957. AS masih merupakan salah satu mitra dagang terbesar bagi Malaysia dan secara tradisional dianggap sebagai sekutu tertua dan terdekat Malaysia dalam sektor militer, ekonomi dan pendidikan. Malaya adalah negara pendahulu Malaysia, sebuah federasi yang lebih besar yang dibentuk melalui penggabungan Malata, Borneo Utara, Sarawak dan Singapura pada 1963. Tak lama sebelum penggabungan, tiga teritorial tersebut sebelumnya adalah bagian dari Kekaisaran Britania. Namun AS memiliki konsular dan kepentingan komersial di Malaya sejak 1800an.[1]
↑"Policy & History". US Embassy in Malaysia. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-06-19. Diakses tanggal 28 February 2018.
Bacaan tambahan
Gould, James W. The United States and Malaysia (Cambridge UP, 1969)
Heil, Karl. "Malaysian Americans." Gale Encyclopedia of Multicultural America, edited by Thomas Riggs, (3rd ed., vol. 3, Gale, 2014), pp.155–162. online
Lim, Shirley Geoklin. Among the White Moon Faces: An Asian American Memoir of Homelands (Feminist Press, 1996). excerpt
Sodhy, Pamela. "Malaysian–American Relations during Indonesia's Confrontation against Malaysia, 1963–66." Journal of Southeast Asian Studies 19.1 (1988): 111-136. online
Pamela Sodhy (2012). "Malaysia-US Relations 2000-2011"(PDF). Institute of Strategic and International Studies (ISIS), Malaysia. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 6 March 2018. Diakses tanggal 28 February 2018.