Hubungan Tahta Suci–Malaysia (bahasa Latin:rationes Sancta Sedes et Malaesiacode: la is deprecated ; bahasa Italia:Relazioni tra Santa Sede e Malesiacode: it is deprecated ; bahasa Prancis:Relations entre le Saint-Siège et la Malaisiecode: fr is deprecated ; bahasa Melayu:Hubungan Malaysia–Takhta Sucicode: ms is deprecated ; Jawi: هوبوڠن مليسيا–تختا سوچي) adalah hubungan bilateral luar negeri antara Takhta Suci dan Kerajaan Malaysia.
Duta Besar Malaysia yang ditunjuk untuk Takhta Suci saat ini adalah Bapak Hendy Assan,[2] sedangkan Nunsius Apostolik untuk Malaysia saat ini adalah Uskup Agung Wojciech Załuski.
Paus Leo XIII mengadakan audiensi dengan Sultan Abu Bakar dari Johor dan saudaranya Ungku Muhammad Khalid dari entitas sebelumnya, Johor, pada tanggal 24 April 1885; sultan telah mengaturnya secara pribadi melalui Kardinal Edward Henry Howard, yang memiliki pengalaman berhubungan dengan Pangeran Prisdang yang tiba setahun sebelumnya dalam acara pribadi atas nama Chulalongkorn, raja Kerajaan Rattanakosin (1782–1932), Siam. Sekretaris Abu Bakar, Abdul Rahman Andak, yang termasuk dalam rombongan sultan, kemudian secara pribadi menceritakan pada tahun 1894 bahwa Semenanjung Malaya memang ditandai pada salah satu peta galeri Vatikan sebelumnya karena korespondensi Abu Bakar dengan Vikaris Apostolik Keuskupan Agung Singapura, Edouard Gasnier, di kantornya di Singapura.[3]
Sebelumnya, Takhta Suci memiliki delegasi apostolik, yang berbasis di Bangkok, untuk negara tersebut.[9] Sembari menunggu penunjukan Nunsius pertama untuk Malaysia, perwakilan kepausan di Bangkok terus bertindak sebagai Delegasi Apostolik untuk Malaysia, terakreditasi untuk Gereja Katolik di negara tersebut tetapi tidak untuk Pemerintah.[10] Pada Januari 2013, Uskup Agung Joseph Marino diangkat sebagai Nunsius Apostolik pertama untuk Malaysia.[11]
Pada tahun 2016, Malaysia menunjuk Bernard Giluk Dompok sebagai duta besar tetap pertama untuk Takhta Suci.[12] Pada tahun 2017, Takhta Suci Vatikan membuka kantor diplomasi resmi di Kuala Lumpur.[13]
Referensi
↑"Rinunce e Nomine, 29.09.2020" (Press release) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. Diakses tanggal 29 September 2020.