Pusan (Dewanagari: पूषन्; ,IAST: Pūṣan, पूषन्) adalah salah satu dewa dalam Agama Weda Kuno. Dia merupakan dewa pertemuan (rapat), dan bertanggung jawab mengurus pernikahan, perjalanan, dan pemeliharaan ternak. Dalam pustaka Mahabharata dan Purana, Pusan termasuk kelompok dua belas Aditya (putra Aditi). Sebelas putra Aditi lainnya yang disebutkan dalam Mahabharata ialah: Surya, Aryaman, Twasta, Sawitar, Baga, Data, Mitra, Baruna, Angsuman, Indra, dan Wisnu (dalam wujud Wamana atau Upendra).[1]
Sepuluh gita puja dalam kitab Regweda ditujukan kepada Pusan (termasuk gita puja yang ditujukan untuknya bersama dengan Soma, dan juga Indra).[2] Dia memiliki wahana berupa kereta yang dihela kambing.[1][3]
Dia memiliki rambut ikal dan janggut, membawa kapak emas, pusut, dan gancu.[4][5] Makanannya bubur, dan dalam pustaka Satapathabrahmana dinyatakan bahwa dia ompong. Dia menikahi Sūryā, putri dewa matahari, yang dijodohkan oleh para dewa untuknya. Dia mengetahui segala jalur dan pelindung di perjalanan.[1] Di sini dia bertugas melindungi orang-orang dari marabahaya di jalanan, seperti serigala dan pembegal. Dia juga dikaitkan dengan jalur niskala, dan familiar dengan jalur antara bumi dan langit, sehingga memandu jiwa-jiwa yang berangkat ke surga.[5] Dia dipanggil untuk melindungi ternak, dan petunjuk darinya dimohonkan apabila ada ternak yang hilang.[3][5]