Karni Mata (Dewanagari: करणी माता;,IAST:Karaṇī Mātā,करणी माता) adalah dewi kekuasaan dan kemenangan dalam agama Hindu tradisional India,[1] digambarkan sebagai seorang brahmana-kesatria, yang merupakan apoteosis dari tokoh wanita yang pernah hidup antara abad ke-14 dan ke-16 di Rajasthan Barat. Karni Mata adalah dewi pelindung klan Rajput dan Charan di India barat laut. Sebagai seorang Sagati, dia juga disembah sebagai inkarnasi dari Dewi Hinglaj atau Durga.[2]
Dia adalah dewi resmi keluarga kerajaan Bikaner dan Jodhpur. Semasa hidupnya, dia memainkan peran penting dalam membentuk sejarah wilayah tersebut. Dia terkait erat dengan pembentukan hegemoni Rajput di wilayah tersebut. Dengan restunya, Rao Jodha dan Rao Bika mendirikan kerajaan Jodhpur dan Bikaner. Atas permintaan Maharaja Bikaner dan Jodhpur, dia meletakkan fondasi Benteng Bikaner dan Benteng Mehrangarh, dua benteng terpenting di wilayah tersebut.[3] Dia menjalani kehidupan pertapaan dan sangat dihormati semasa hidupnya.[4] Pasukan Angkatan Darat India dari wilayah Marwar juga menganggap Karni Mata sebagai dewi pelindung mereka.[5]
Kuil Karni Mata yang paling terkenal adalah Kuil Karni Mata di Deshnoke, dengan tanah di sekitarnya sebagai suaka bagi semua makhluk hidup dan tidak ada satu makhluk pun yang boleh disakiti.[6] Di Rajasthan, antelop india dianggap suci karena Karni Mata dipercaya melindungi mereka.[1]
↑"Amazing Shri Manshapurna Karni Mata Temple – HariBhakt | History, Facts, Awareness of Hindu Dharma". HariBhakt | History, Facts, Awareness of Hindu Dharma - (dalam bahasa American English). 9 November 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 20 January 2022. Diakses tanggal 2022-04-06. Shri Karni Mata is the incarnation of Devi Hinglaj or Devi Durga(The Goddess of Power and Victory. Goddess Durga is synonymous with Shakti, the cosmic power that wages an eternal war against the evil and also the energy of life for everyone).
↑Matheson, Sylvia A. (1984). Rajasthan, Land of Kings (dalam bahasa Inggris). Vendome Press. hlm.129, 131. ISBN978-0-86565-046-6. After performing miracles and foretelling the future early in her life, Karanji dedicated herself to the service of the poor. She is said to have laid the foundations of the fortress of Jodhpur in 1458, prophesying that the dynasty would rule until the 'twenty-eighth step', and when Prince Bika, son of the Jodhpur ruler, was on his way to found his own kingdom of Bikaner in 1465, he visited Karanji for her blessing. Today she is known as Karni Mata. On important occasions her image is dressed in clothes from the royal Bikaner house, whose rulers never engaged in battle without first seeking the saint's blessing.