Kalaratri (Dewanagari: कालरात्रि; ,IAST: Kālarātri, कालरात्रि) adalah dewi dalam agama Hindu yang merupakan salah satu manifestasi dari Mahadewi. Namanya disebutkan dalam pustaka Dewimahatmya. Di antara sembilan Durga (Nawadurga), Kalaratri merupakan salah satu wujud yang tampak menyeramkan.[1][2]
Tidak jarang nama Kali dan Kalaratri digunakan silih berganti untuk seorang dewi yang sama,[3] meskipun ada anggapan bahwa dua nama tersebut merupakan dua sosok dewi yang berbeda.[4]
Secara tradisional, Kalaratri dipuja pada rangkaian festival Nawaratri.[5] Secara khusus, ritual pada malam ketujuh dalam festival tersebut ditujukan kepadanya. Dia dipercaya sebagai wujud yang paling menyeramkan di antara sembilan wujud Durga lainnya. Wujud itu sendiri diyakini sebagai pengusir segala kekuatan buruk atau energi negatif, dan diyakini bahwa para roh jahat segera kabur setelah melihat kedatangannya.[6]
Kitab Saudhikagama,[7] sebuah pustaka Tantra kuno dari Orissa yang disebut dalam Silpa Prakasha,[8] menyebut Dewi Kalaratri sebagai dewi yang menguasai malam hari. Dia juga diasosiasikan dengan cakra mahkota (Sahasra).