Stasiun Mandai terletak di jalur kereta api Trans-Sulawesi yang nantinya menghubungkan Makassar dan Parepare. Stasiun yang terletak pada ketinggian 11 mdpl ini menjadi stasiun terminus (ujung) selama jalur kereta api ke arah Makassar dalam tahap pembangunan. Stasiun Mandai yang terletak di antara Stasiun Parangloe (rencana) dan Stasiun Maros.
Sejarah
Stasiun Mandai termasuk ke dalam pembangunan segmen III dari rangkaian pembangunan jalur kereta api Makassar–Parepare. Stasiun ini mulai dibangun pada tahun 2019 bersama jalur kereta api dan stasiun-stasiun di lintas Tallo–Mandalle.[2] Pembangunan Stasiun Mandai selesai dilaksanakan pada akhir tahun 2023 dan telah dilakukan pengoperasian serta perpanjangan relasi KA Lontara dengan relasi Mandai–Garongkong pada Desember 2023.
Bangunan dan tata letak
Stasiun Mandai memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai jalur lurus ke arah Tallo (Makassar) maupun Soreang (Parepare), sedangkan jalur 1 dan jalur 3 merupakan jalur belok. Pelayanan naik dan turun penumpang dilakukan di jalur 1 yang dilengkapi peron sisi tinggi. Untuk menunjang operasional perjalanan kereta api, stasiun ini menggunakan sistem persinyalan elektrik SiLSafe 4000 produksi PT Len Industri.[3]
Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan kedatangan KA dari arah timur
G
Bangunan utama stasiun
Bangunan stasiun mengadopsi desain modern dengan bangunan utama bertingkat dua yang ditempatkan di sisi jalur kereta api. Ciri khas bangunan ini adalah atap lengkung asimetris berukuran besar yang menaungi bangunan utama dan sebagian area peron. Struktur atap ditopang oleh rangka baja berwarna biru dengan lis tepi berwarna kuning, sedangkan bangunan utama didominasi warna putih. Akses menuju bangunan utama dilengkapi jalur pejalan kaki beratap yang terhubung dengan tangga menuju ruang pelayanan penumpang.
Layanan kereta api
Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini Per 21 Juni 2026 [4]:
Parkir khusus karyawan stasiun kereta api (sebelah kanan stasiun)
Parkir umum (sebelah kiri stasiun)
Pos kesehatan
Ruang Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA)/train dispatcher room
Ruang janitor
Meja bantuan
Ruang kepala stasiun
Pos keamanan
Kontroversi
20 Juni 2025: terjadi selisih paham antara petugas Stasiun Mandai dan penumpang KA Lontara dengan rute Barru—Maros. Anak penumpang yang merupakan batita berusia dua tahun tidak diperkenankan naik kereta arah kembali oleh petugas karena tidak memiliki tiket. Penumpang pun mempertanyakan sikap petugas yang dipandang kurang profesional dan tersinggung atas sikap dan pelayanan yang resisten. Akhirnya, penumpang dan keluarganya pulang dengan menambang kendaraan daring, sementara BPKASS menanggapi kejadian tersebut dengan mengusulkan pembinaan kepada petugas stasiun yang bersangkutan serta sanksi internal apabila terbukti melakukan pelanggaran.[5][6]
Galeri
Pemandangan Stasiun Mandai pada malam hari, April 2022.
Jalur kereta api di Stasiun Mandai ke arah Stasiun Maros
Jalur kereta api di Stasiun Mandai ke arah Stasiun Parangloe
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel. Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).