Istilah prati berarti 'balik' sedangkan anggira berarti 'menyerang'. Maka dari itu, Pratyanggira adalah dewi yang membalikkan serangan sihir jahat. Pada sejumlah kuil di India Selatan, ia dimuliakan sebagai Atharwana Bhadrakali sebab ia diyakini sebagai pemilik pengetahuan Atharwaweda.[3][4]
Referensi
↑Muis, M. (2009). Pendefinisian lema alat musik di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. hlm.46
↑Dr Ramamurthy, Sri Maha Pratyangira Devi: Holy Divine Mother in Ferocious Form