*Daftar ini juga mencakup mereka yang tidak melabeli diri sebagai umat Theravāda, seperti mereka dalam masa prasektarian, masa awal, modernis, EBT-is, dll., tetapi sangat dipengaruhi dan/atau memengaruhi ajaran Theravāda klasik.
Yojanā adalah kategori kitab yang menjelaskan makna kosakata dan hubungan sintaksis dalam kalimat untuk membantu menerjemahkan kitab komentar (aṭṭhakathā) dan subkomentar (ṭīkā) agar menjadi lebih jelas. Berdasarkan pembagian Tipiṭaka, kitab ini dibagi menjadi 3 kategori, yaitu Vinayapiṭakayojanā, Suttantapiṭakayojanā, dan Abhidhammapiṭakayojanā.[1]
Gambaran umum
Tujuan utama dari kitab-kitab yojanā, atau yang juga disebut atthayojanā (atau aṭṭhayojanā), adalah sebagai teks pendamping atau buku panduan (Nissaya) dalam menerjemahkan berbagai kitab. Kitab ini menunjukkan hubungan antarkata, menjelaskan makna kosakata, membedah tata bahasa, dan menguraikan tingkatan kosakata agar lebih mudah dipahami.[2]
Asal-usul
Kitab-kitab yojanā memiliki asal-usul yang berdekatan dengan masa kemunculan kitab-kitab subkomentar (ṭīkā) dan subsubkomentar (anuṭīkā), dengan sejarah dan perkembangannya yang dimulai pada abad ke-17 Era Buddhis (BE). Pada masa pemerintahan Raja Parakkamabāhu Agung, yang menetapkan ibu kotanya di Puratthinagara atau Polonnaruwa (Sri Lanka), ia menaungi Sangha dari tradisi Mahāvihāra untuk mengadakan konsili penulisan ṭīkā, yang dipimpin oleh Y.M. Mahākassapa dari Udumbaragirivihāra. Dalam peristiwa ini, Y.M. Sāriputta menulis Sāratthadīpanī (Vinaya-ṭīkā), Y.M. Ānandācariya menulis Mūlaṭīkā (subkomentar Abhidhamma), dan diikuti oleh banyak guru lainnya yang menyusun ṭīkā, anuṭīkā, serta kitab-kitab yojanā. Setelah itu, agama Buddha tradisi Theravāda dari aliran Mahāvihāra menyebar ke berbagai negara seperti Thailand, Myanmar, Mon, Laos, dan lain-lain, sehingga kitab-kitab tersebut turut diwariskan ke wilayah-wilayah ini.[3]
Salah satu guru penulis (gantharacanācariya) yang sangat dihormati dan karya yojanā-nya diakui secara luas adalah Y.M. Ñāṇakittithera dari Lanna. Dia hidup antara tahun 1940 - 2010 BE (sekitar 1397 - 1467 M). Karya-karya pentingnya antara lain Samantapāsādikā-aṭṭhayojanā, Yojanā-aṭṭhakathāsālinī, dan lain-lain.[2]
Vinayapiṭakayojanā
Pācittiyādi-aṭṭhakathāyojanā karya Y.M. Jāgarābhivaṃsa dari Wat Dakkhinārāma, Mandalay.
Khuddakasikkhāyojanā karya Y.M. Vanavāsī Thera (anonim), ditulis di Sagaing.
Vinayavinicchayayojanā karya Y.M. Vanavāsī Thera (anonim), ditulis di Sagaing.
Yojanāvinayavinicchayasaṅgaha karya Mahārājaguru di Myanmar.
Samantapāsādikā-aṭṭhayojanā, sebuah Yojanā Vinaya yang dibagi menjadi 5 jilid teks, membedah mulai dari bagian Ādikamma hingga Parivāra, karya Y.M. Ñāṇakittithera di Chiang Mai.[1]
Suttantapiṭakayojanā
Nidhikaṇḍasutta-atthayojanā karya Y.M. Jārindāla (Phaya Gyi Sayadaw).
Dhammapadaṭṭhakathāgāthāyojanā karya Y.M. Sirisumaṅgalathera, ditulis di Myanmar.
Staf Pengajar Universitas Mahachulalongkornrajavidyalaya [คณาจารย์มหาวิทยาลัยมหาจุฬาลงกรณราชวิทยาลัย]. (2550/2007 M). Sastra Pāli [วรรณคดีบาลี]. Bangkok: Universitas Mahachulalongkornrajavidyalaya.
Chamnian Kaeophu [จำเนียร แก้วภู่]. (2538/1995 M). Kitab Fonologi Pāli-Sanskerta: Sejarah dan Latar Belakang yang Berfokus pada Kitab Tata Bahasa [คัมภีร์สัทศาสตร์บาลี-สํสกฤต: ประวัติและความเป็นมาเน้นคัมภีร์ไวยากรณ์]. Bangkok: Odeon Store.