Saiwa Siddhanta (Dewanagari: शैवसिद्धान्त;,IAST:Śaivasiddhānta,;Tamil: சைவ சித்தாந்தம் Caiva cittāntam)[1][2] adalah suatu cabang ajaran Saiwa yang berasal dari India Selatan dan Sri Lanka, yang menekankan filsafat dualistik bahwa tujuan ideal nan sejati dari suatu makhluk hidup ialah untuk menjadi jiwa yang tercerahkan melalui anugerah DewaSiwa.[3] Ajarannya terutama berasal dari gita pujaTamil yang ditulis oleh rohaniwan Hindu dari abad ke-5 dan ke-9 Masehi, terhimpun dalam suatu pustaka yang disebut Tirumurai. Meykandadevar (abad ke-13) merupakan filsuf sistematik pertama mengenai ajaran tersebut.[4] Tata upacara, kosmologi, dan teologi Saiwa Siddhanta diambil dari kombinasi antara pustaka Agama dan Weda.[5][6]
Diduga bahwa tradisi ini pernah dipraktikkan di seluruh kawasan India Raya,[7] tetapi penaklukkan oleh Muslim di India Utara membuat kelangsungannya terbatas di selatan[8] dan bergabung dengan gerakan Saiwa Tamil seperti yang terungkap dalam syair bhakti karya para Nayanar,[9] sebagai reaksi awal terhadap filsafat Nastika (tidak mengakui ajaran Weda). Pada masa kini, umat Saiwa Siddhanta banyak terdapat di India Selatan dan Sri Lanka,[9] serta di Indonesia dalam bentuk yang sudah bercampur dengan ajaran Tantrayana (disebut Siwa Siddhanta).[10]
Referensi
↑Xavier Irudayaraj,"Saiva Siddanta," in the St. Thomas Christian Encyclopaedia of India, Ed. George Menachery, Vol.III, 2010, pp.10 ff.
↑Xavier Irudayaraj, "Self Understanding of Saiva Siddanta Scriptures" in the St. Thomas Christian Encyclopaedia of India, Ed. George Menachery, Vol.III, 2010, pp.14 ff.