Dengan jarak tempuh sepanjang 1.031 km dan waktu tempuh selama rata-rata 16½ jam, kereta api ini merupakan kereta api penumpang antarkota dengan jarak tempuh terpanjang sekaligus waktu tempuh rata-rata terlama kedua di Indonesia setelah kereta api Sangkuriang. Sebelumnya, rekor jarak tempuh dipegang oleh kereta api Pandalungan yang menghubungkan Jakarta Gambir dengan Jember dengan jarak 919 km.
Kereta api Blambangan Ekspres mulai dioperasikan sejak 2 Desember 2022 dengan relasi awal Ketapang–Semarang Tawang pulang pergi. Jadwal keberangkatannya pada malam hari di Stasiun Ketapang dan pada petang hari di Stasiun Semarang Tawang.[2][3] Peresmian dilakukan di dua stasiun keberangkatan pertama kereta api tersebut. Peresmian di Stasiun Ketapang dihadiri oleh Kepala Daerah Operasi 9 Jember Broer Rizal dan BupatiBanyuwangiIpuk Fiestiandani, sementara peresmian di Semarang dihadiri oleh Kepala Daerah Operasi 4 Semarang Wisnu Pramudyo dan Plt. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.[4][5] Pada awalnya, kereta api ini beroperasi secara fakultatif pada hari tertentu selama masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Operasional kereta api ini menggunakan rangkaian kereta api Mutiara Timur yang sebelumnya melayani relasi Yogyakarta–Ketapang[6] Sepanjang perjalanannya, kereta api ini menggunakan jalur lintas utara Jawa yang membentang dari Semarang hingga Surabaya, kemudian mengikuti rute kereta api Mutiara Timur menuju Banyuwangi.
Pada tanggal 1 Juni 2023, bertepatan dengan pemberlakuan Gapeka 2023, kereta api Blambangan Ekspres sudah beroperasi secara reguler. Selain itu, kereta api ini saling meminjam rangkaian dengan kereta api Banyubiru dengan relasi Semarang Tawang–Solo Balapan pada jadwal pagi.
Perdana perjalanan Kereta api Blambangan Ekspres yang diperpanjang sampai Stasiun Pasarsenen dan sebelum diganti rangkaian kereta eksekutif baja nirkarat generasi 1 dari kereta eksekutif berbasis baja ringan; (27 Juli 2024).
Rute kereta api Blambangan Ekspres kemudian diperpanjang ke Provinsi DKI Jakarta mulai 26 Juli 2024 menjadi Ketapang–Pasar Senen melalui lintas utara Jawa (via Surabaya Pasarturi); sedangkan sebaliknya pada 27 Juli 2024.[7] Jadwal keberangkatannya berubah menjadi pada petang hari di Stasiun Ketapang dan pada siang hari di Stasiun Pasar Senen. Hal ini mengakibatkan rangkaian kereta api ini tidak bisa lagi dipinjam untuk operasional kereta api Banyubiru.
Kereta api Blambangan Ekspres merupakan salah satu layanan kereta api yang menghubungkan dari Daop 1 Jakarta sampai ke Daop 9 Jember tanpa transit di Surabaya terlebih dahulu untuk yang bepergian dari DKI Jakarta ke Banyuwangi maupun sebaliknya.[8]
Ketika perjalanan Kereta api Blambangan Ekspres telah diperpanjang sampai ke Jakarta Pasar Senen dan setelah diganti rangkaian kereta eksekutif stainless steel gen 1 dengan Lokomotif RnB Perumka.
Kemudian, seiring dengan perubahan rangkaian kereta api Bima serta kereta api Argo Semeru menjadi rangkaian baja nirkarat generasi terbaru buatan PT INKA Madiun tahun 2024, mulai 12 Desember 2024, kereta api Blambangan Ekspres menggunakan rangkaian kereta eksekutif baja nirkarat produksi tahun 2018 yang merupakan bekas dari kedua kereta api tersebut, sedangkan kereta ekonomi generasi terbaru modifikasi tidak diganti. Rangkaian kereta api ini terdiri dari lima kereta kelas eksekutif baja nirkarat, dua kereta kelas ekonomi generasi terbaru hasil modifikasi Balai Yasa Manggarai, satu kereta makan, satu kereta pembangkit, dan satu kereta bagasi milik KAI Logistik.
Insiden
Pada Jumat 6 Maret 2026, pukul 01.49 WIB, kereta api Blambangan Ekspres tertemper truk di JPL 13 di antara petak jalan stasiun Probolinggo–Leces, Probolinggo, Jawa Timur.[9] Akibat dari peristiwa ini, lokomotifCC 201 83 53 JR yang menarik kereta api ini mengalami kerusakan yang parah di bagian kabin.[10] Tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini, tetapi masinis dan asisten masinis mengalami luka yang cukup berat.[11]
Stasiun pemberhentian
Berdasarkan grafik perjalanan kereta api 2025 per 1 Februari 2025, kereta api Blambangan Ekspres melayani pemberhentian penumpang di stasiun-stasiun berikut.[12]
Hanya berisi layanan kereta api yang dioperasikan oleh induk perusahaan. Untuk layanan yang dioperasikan oleh anak perusahaan, lihat Templat:KAI Commuter untuk layanan KAI Commuter, Templat:KAI Bandara untuk layanan KAI Bandara dan Templat:KCIC untuk layanan KCIC/Whoosh