Bahasa Melayu Bali dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.
Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Bahasa Melayu Bali (Omong Kampong)[4] adalah bahasa kreol berbasis Melayu yang digunakan di Bali, terutama di kalangan komunitas Muslim setempat, yang dikenal sebagai orang Melayu Loloan.[1] Bahasa ini adalah bahasa penduduk campuran di desa Loloan Timur dan Loloan Barat.[4]
Menurut data tahun 2000, bahasa Melayu Bali dituturkan oleh sekitar 25.000 orang. Bahasa ini diklasifikasikan sebagai bahasa terancam punah.[1]
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Balinese Malay". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;