Bahasa Melayu Kedah dikategorikan sebagai C3 Wider Communication menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini digunakan di wilayah yang cukup luas maupun dipertuturkan cukup luas, misalnya beberapa kota
Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Bahasa Melayu Kedah atau Dialek Melayu Kedah (Juga dikenal sebagai Pelat Utagha atau Loghat Utagha) adalah dialek bahasa Melayu yang paling banyak dituturkan di utara Malaysia seperti Perlis, Kedah, Penang, dan Perak. Juga di provinsi-provinsi di selatan Thailand seperti Krabi, Trang dan Satun, di mana bahasa ini disebut "Melayu Satun" (มลายู สตูล), dan juga di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dan Aceh, Indonesia. Bahasa Kedah yang dituturkan di Satun, Thailand banyak dipengaruhi bahasa Thai.
Bahasa Melayu Kedah dapat dibagi menjadi beberapa dialek, yaitu Kedah Persisiran (standar), Baling atau Kedah Hulu, Kedah Utara, Perlis-Langkawi, dan Penang.
Ciri utama dari Kedah Melayu adalah vokal akhir -a diucapkan sebagai / ɑ / seperti / a / dengan "gelap", yang bervariasi dari -a Melayu standar yang diucapkan sebagai / / a. Karakteristik lain dari dialek adalah akhir r konsonan diucapkan sebagai q dan -s konsonan akhir diucapkan sebagai -ih (misalnya: Lapar = Lapaq).
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Kedah Malay". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;