Bahasa Marind dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Bahasa Marind adalah bahasa Papua yang dituturkan di Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Indonesia oleh lebih dari 10.000 orang. Dialeknya adalah Marind Tenggara, Gawir, Holifoersch, dan Tugeri. Bian Marind (Marind Barat Laut), juga dikenal sebagai Boven-Mbian, cukup berbeda dan tidak saling dimengerti, dan juga telah diberi kode ISO terpisah.[4]
Marind memisahkan Trans-Fly–Sungai Bulaka, yang jika tidak dipisahkan, akan menempati bentangan hampir terus menerus di selatan Pulau Nugini.
Bacaan lebih lanjut
Geurtjens, Hendrik (1933). Marindineesch–Nederlandsch Woordenboek. Verhandelingen van het Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen, 71, 5 (dalam bahasa Belanda). Bandoeng: Nix.
Drabbe, Peter (1955). Spraakkunst van het Marind: Zuidkust Nederlands Nieuw-Guinea. Studia Instituti Anthropos, 11 (dalam bahasa Belanda). Wien-Mödling: Missiehuis St. Gabriël.
Olsson, Bruno (2017). The Coastal Marind Language (PhD thesis) (dalam bahasa Inggris). Nanyang Technological University. doi:10.32657/10356/73235. hdl:10356/73235.
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Marindic". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑"Bahasa Marind". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.