Paus Inosensius IV (Latin: Innocentius IVcode: la is deprecated ; ca1195 – 7 Desember 1254), lahir Sinibaldo Fieschi, adalah kepala Gereja Katolik dan penguasa Negara Kepausan dari tanggal 25 Juni 1243 hingga kematiannya pada tahun 1254.[1]
Fieschi lahir di Genoa dan belajar di universitas-universitas di Parma dan Bologna. Ia dianggap pada zamannya dan oleh generasi penerus sebagai seorang ahli hukum kanon yang hebat. Berdasarkan reputasi ini, ia dipanggil ke Kuria Roma oleh Paus Honorius III. Paus Gregorius IX mengangkatnya menjadi kardinal dan ditunjuk sebagai gubernur Ancona pada tahun 1235. Fieschi terpilih sebagai paus pada tahun 1243 dan mengambil nama Inosensius IV. Ia mewarisi perselisihan yang sedang berlangsung mengenai tanah yang disita oleh Kaisar Romawi Suci, dan tahun berikutnya ia melakukan perjalanan ke Prancis untuk menghindari konspirasi kekaisaran terhadap dirinya di Roma. Ia kembali ke Roma pada tahun 1250 setelah kematian Kaisar Frederick II.
Pada tanggal 15 Mei 1252 ia mengeluarkan bulla Ad extirpanda mengizinkan penyiksaan terhadap bidat, yang disamakan dengan penjahat biasa.[2]
Referensi
↑Eubel, p. 7. Butler, Alban and Paul Burns, Butler's lives of the Saints, (Liturgical Press, 2000), 131.