Halte Warung Buncit dibuka pertama kali pada 27 Januari 2007 dengan nama Imigrasi. Namun, sejak beroperasinya Koridor 11 pada 28 Desember 2011, untuk pertama kalinya halte ini mengalami perubahan nama menjadi Imigrasi Jakarta Selatan. Penambahan kata "Jakarta Selatan" pada halte ini, ditujukan untuk menghindari kerancuan dengan Halte Imigrasi Jakarta Timur yang berada di koridor 11 tersebut. Pada tahun 2023, untuk kedua kalinya halte ini mengalami perubahan nama menjadi Warung Buncit sebagai netralisasi pada beberapa nama halte untuk mencari keuntungan dari penjualan hak penamaan.[1]
Bangunan dan tata letak
Halte Warung Buncit dibangun ramping dengan bangunan 2 lantai, dimana lantai atas sebagai gedung tiket sedangkan lantai bawah untuk tempat naik turun penumpang. Halte ini memiliki 2 dermaga di setiap sisi peronnya. Kedua gugus dermaga ditempatkan saling bersilang untuk mencegah penumpukan penumpang di satu titik. Akses menuju halte ditempuh melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) yang membentang di atas Jalan Buncit Raya. Tidak banyak fasilitas yang tersedia di halte ini.