Bangunan dan tata letak
Artikel ini berisi tentang halte bus Transjakarta. Untuk mengetahui denah dan tata letak rute bus secara keseluruhan, lihat
Terminal Blok M.
Sebagai halte yang mengawali layanan BRT Transjakarta, Halte Blok M dibuka pada 15 Januari 2024 bersamaan dengan peluncuran layanan transportasi tersebut. Bangunan utama Halte Blok M sendiri sejatinya memiliki ukuran yang cukup luas. Halte ini pun hanya dapat diakses melalui kompleks pertokoan yang berada di rubanah Terminal Blok M.[1]
Pada awalnya, Halte Blok M hanya memiliki satu pintu dermaga berpintu otomatis untuk melayani seluruh bus Koridor 1. Barulah kemudian ditambahkan dua dermaga "semu", dibuat dengan memotong besi pengaman di sisi halte untuk menjadi dermaga baru, yang terletak tepat di sebelah timur dermaga utama halte. Sehingga kini dermaga lama halte menjadi Pintu B sedangkan salah satu dermaga semu menjadi Pintu A, yang lebih sering melayani penaikan bus rute Koridor 1.
Selain layanan BRT Koridor 1, sejumlah rute non-BRT juga singgah di jalur lain di dalam terminal di sisi selatan Halte Blok M. Pada awal pengoperasian rute non-BRT, penumpang dapat berpindah jalur dari halte dan transit secara gratis. Namun, sejak pertengahan 2022, penumpang yang akan transit ke rute non-BRT diarahkan untuk keluar area berbayar dan melakukan tap-out dari halte terlebih dahulu sebelum berpindah jalur sehingga penumpang wajib dan membayar kembali saat menaiki rute non-BRT.
| Jalur 1 |
← (ASEAN) tujuan Kota |
| Peron sisi, pintu peron terbuka di sisi kiri arah perjalanan |
| Utara |