Pada 2015Halte Jembatan Gantung diperluas dan dari yang awalnya memiliki 1 dermaga menjadi 6 dermaga. Dan semenjak direvitalisasi, Halte Jembatan Gantung sudah bisa menampung banyak pelanggan dari Koridor 3 maupun Koridor Lintas lainnya. Pada Tahun 2020JPO Halte Jembatan Gantung direvitalisasi, dan sekarang JPO tersebut sudah dilengkapi oleh lift.
Pada 29 Juli 2017 - jembatan penyeberangan orang (JPO) Halte Jembatan Gantung mengalami kerusakan sebagai akibat ditabrak sebuah truk kontainer. Diduga karena peninggian aspal tanpa peninggian JPO, muatan dalam truk tersangkut dan mengakibatkan runtuhnya besi struktur jembatan. Hal ini menyebabkan Jalan Daan Mogot dari Grogol arah Cengkareng kala itu tak dapat dilalui hingga evakuasi selesai dilakukan.[3]
Kembali terulang pada 8 September 2018 - sebuah truk trailer tersangkut pada sisi lain JPO Halte Jembatan Gantung. Tabrakan tersebut mengakibatkan JPO menjadi bengkok serta Jalan Daan Mogot menuju arah Grogol pun macet selama sekitar 40 menit. Praktis, JPO Jembatan Gantung pun ditutup untuk kedua arah.[4]I
Pada 2 November 2022 - seorang lansia wanita ditemukan tewas di Jalan Daan Mogot dekat JPO Halte Jembatan Gantung. Korban pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan jalan pada waktu pagi buta. Diduga korban melompat dari atas JPO dan jatuh ke tengah jalan di saat belum ada pengendara yang lewat.[5]
Pada 8 November 2024 - sebuah armada bus gandeng (articulated bus) yang melayani Koridor 3 mengalami mogok di Halte Jembatan Gantung arah Monumen Nasional. Bus yang mogok ini menyebabkan layanan halte arah Monumen Nasional tidak beroperasi sementara waktu hingga perbaikan bus selesai dilakukan. Beruntung kendala bus tersebut dapat ditangani dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Galeri
Halte Jembatan Gantung, April 2023.
Akses masuk ke dalam halte dari jembatan penyeberangan orang (JPO), 2023.
Gambar suasana di bagian dalam halte, diambil dari dalam bus Transjakarta, 2022.
Bus Koridor 3 Transjakarta tengah memasuki halte, 2022.