Swadarma ParagonCorp adalah sebuah halte bus Transjakarta yang terletak di Jalan Ciledug Raya, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Halte yang berada di Koridor 13 yang membentang dari barat ke timur ini beroperasi pada 1 Maret2018 bersamaan dengan Halte JORR. Nama halte ini berasal dari nama Jalan Swadarma Raya yang ada di sisi utara halte.[1] Mulanya saat dioperasikan pertama kali, Halte Swadarma dan Halte JORR memiliki okupansi yang sangat kecil karena ketidaktahuan masyarakat akan pengoperasian kedua halte tersebut.[2]
Halte ini mulai dilakukan pembangunan pada 1 Desember 2025 dalam rangka renovasi serta penambahan akses. Renovasi ini tidak mengalihkan layanan Transjakarta dan halte tetap beroperasi normal. Kemudian halte dilakukan penutupan sementara waktu dalam rangka pelapisan akhir (finishing) lantai halte agar lebih nyaman bagi pelanggan. Melalui pengumuman Transjakarta, penutupan halte dilakukan pada tanggal 23 s.d. 30 Desember 2025, tetapi pembukaan kembali halte belum dilakukan sampai dengan waktu pembukaan. Halte pun baru dibuka pada 23 Januari 2026, tepat sebulan setelah renovasi dijalankan.
Hak penamaan
Pada awal bulan Januari tahun 2025, Halte Swadarma berubah nama menjadi Halte Swadarma ParagonCorp, seiring dengan kesepakatan penjualan hak penamaan dengan sebuah perusahaan kosmetik asal kawasan di sekitar halte bernama ParagonCorp (PT Paragon Technology and Innovation). Perubahan nama ini telah menjadi perhatian pengguna media sosial terlebih dahulu melalui perubahan papan nama halte, yang kemudian diikuti dengan peresmian oleh PT Transportasi Jakarta dan ParagonCorp pada 16 Januari 2025. Penyesuaian nama halte pun akan diterapkan secara bertahap pada peta rute, petunjuk arah, hingga kanal media sosial resmi Transjakarta.[3][4]
Selain kerja sama hak penamaan, ParagonCorp membantu Transjakarta untuk menyediakan air minum di beberapa halte Transjakarta serta merenovasi Halte Swadarma ParagonCorp. Renovasi dilakukan untuk mendukung kenyamanan akses disabilitas dan penambahan fasilitas seperti pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) baru dan elevator.[5][6]
Bangunan dan tata letak
Halte Swadarma ParagonCorp memiliki bangunan yang serupa dengan halte di jalur layang Koridor 13, bangunan yang ramping dan tinggi, serta memiliki 6 pintu dermaga di tiap-tiap sisi peronnya. Memiliki toilet di sisi belakang halte, halte ini dapat diakses usai menapaki sekitar 71 anak tangga dari jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Ciledug Raya.
Armada Bus Scania K310IB nomor MYS-17100 sebelum terjadi insiden di Cipulir. Bus tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian depannya setelah terjadi tabrakan
Pada 23 Februari 2026, dua armada bus Transjakarta terlibat kecelakaan di Koridor 13 ruas Swadarma ParagonCorp arah Cipulir. Armada yang terlibat yaitu bus Mercedes-Benz OH 1626 milik Bianglala Metropolitan nomor BMP-220263 dan bus Scania K310IB milik Mayasari Bakti nomor MYS-17100. Insiden tersebut terjadi akibat salah satu pramudi tertidur singkat, membuat bus beralih ke jalur yang berlawanan tepat saat bus lain datang dari arah berlawanan. Kedua bus tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Beruntung, pramudi di kedua bus tidak mengalami luka yang serius lantaran titik tumbukkan tidak berada tepat di depan pramudi. Dilaporkan bahwa terdapat 24 orang penumpang mengalami luka dengan dua diantaranya mengalami patah tulang. Pihak Transjakarta memastikan penumpang telah dievakuasi dan korban luka sudah mendapatkan penanganan.[7][8]