Sejarah
Halte ini, yang awalnya bernama PTC Pulo Gadung, bersama 8 halte lainnya dibangun melalui kerja sama antara Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Dishub Kota Bekasi, serta pengembang Perumahan Kota Harapan Indah Bekasi, Damai Putra Group. Pembukaan halte-halte tersebut diiringi dengan pengoperasian 5 armada bus Perum PPD berpintu tunggal sebagai perpanjangan rute Koridor 2 hingga Jalan Bekasi Raya, Ujung Menteng. Perpanjangan ini ditujukan untuk dapat memenuhi kebutuhan penumpang dari kota Bekasi sebagai kota penyangga. Namun, wacana ini batal dan tidak dilanjutkan kembali, bahkan setelah semua halte ekstensi selesai dibangun.[1][2][3]
PT Transjakarta mengoperasikan rute non-BRT 2B (Transera Harapan Indah—Pulo Gadung), 2F (Rusun Cakung Barat (Albo)—Pulogadung), 11D (Pulogadung—Pulogebang) serta beberapa rute lainnya yang menopang mobilitas masyarakat di sepanjang Jalan Bekasi Raya, Cakung, Ujung Menteng, hingga Harapan Indah. Seluruh rute tersebut sempat dilayani di dalam Halte PTC Pulo Gadung sebelum kemudian dipindah ke luar halte, yakni pada shelter bus PTC Pulo Gading 1 dan Seberang PTC Pulo Gadung yang berada di sisi Jalan Bekasi Raya.
Meskipun sudah lama tidak aktif, jembatan penyeberangan orang (JPO) Halte PTC Pulo Gadung masih aktif digunakan oleh masyarakat. Sempat terjadi penjarahan pelat besi JPO halte ini hingga menyebabkan anak tangga banyak yang berlubang hingga sebulan. JPO pun diperbaiki atas inisiatif dari Polsek Kelapa Gading.[4]
Merespons tanggapan dari berbagai pihak, Halte PTC Pulo Gadung direstorasi bersama dengan halte-halte lain di sepanjang jalur ekstensi Koridor 2 ini sejak akhir Desember 2025. Perbaikan halte meliputi pengecatan ulang, penggantian pelat baja lantai halte, hingga pemasangan kembali petunjuk arah dan peta rute di dalam halte. Seiring dengan penggantian armada rute 2B dari MetroTrans ke armada bus listrik reguler pada pertengahan Januari 2026, halte ini kemudian diaktifkan kembali pada 19 Januari 2026 melalui penyesuaian rute 2B menjadi terintegrasi halte BRT untuk melayani halte ini beserta Halte Raya Bekasi Pulo Gebang dan Halte Ujung Menteng. Di momen yang sama, nama halte ini juga dinetralisasi menjadi Halte Rawa Terate.[5]