Karding memulai pendidikan dasarnya di SD Ogomas I Sojol, Donggala Sulawesi Tengah, tamat pada tahun 1986. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan menengah pertamanya di SMP Negeri 9 Palu, Sulawesi Tengah, dari tahun 1986 hingga 1989. Ia bersekolah menengah atas di kota yang sama, yakni SMA Negeri 2 Palu dari tahun 1989 hingga 1992.[4]
Setamat SMA, Karding pindah ke Semarang, menempuh pendidikan tinggi di Universitas Diponegoro dengan program studi perikanan. Ia mendapat gelar S.Pi. pada 1992. KEtika berkuliah, ia aktif sempat memimpin organisasi, yakni Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Peternakan di Universitas Diponegoro tahun 1994 hingga 1995. Kemudian ia menjadi Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) 1995–1996.[4]
Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan magisternya di universitas yang sama, Universitas Diponegoro dengan program studi administrasi publik, dan lulus pada tahun 2009.[4]
Karier
DPRD Jawa Tengah (1999–2009)
Ia pertama kali berkecimpung di politik dengan bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa pada tahun 1999. Pada Pemilu 1999, ia terpilih menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Tengah (DPRD Provinsi Jawa Tengah). Di DPRD provinsi periode 1999–2004, ia menempati beberapa jabatan yakni Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah (1999–2001); kemudian Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah 2001–2003, dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah 2003–2004.[4]
Pada periode DPRD selanjutnya, ia kembali terpilih menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi 2004–2009.[5][4]
DPR RI (2009–2024)
Anggota DPR, Abdul Kadir Karding menjadi delegasi Indonesia untuk Forum Parlemen Asia Pasifik 2015 di Singapura
Pada periode 2009–2014, Karding ditempatkan di beberapa posisi, diantaranya Wakil Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR RI, Sekretaris Fraksi MPR Partai Kebangkitan Bangsa, dan Ketua Komisi VIII DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (2009–2019).[4][9]
Pada periode 2014–2019, Karding menjabat sebagai Anggota Komisi VII DPR RI (2014–2015) Anggota Badan Kerja sama antar Parlemen (BKSAP) (2014–2019), Kapoksi Komisi III DPR RI, dan Anggota Komisi III, dan Ketua Fraksi MPR Partai Kebangkitan Bangsa.[4][9]
Pada periode 2019–2024, ia menjadi Anggota Komisi VII DPR RI.[4][9]
Ketika menjadi menteri, Karding mencabut moratorium penutupan penempatan pekerja migran Indonesia di Arab Saudi, yang sempat berlaku sejak 2015, terkait dengan keamanan pekerja migran Indonesia di Arab Saudi.[13] Pembukaan penempatan pekerja migran ini didasarkan karena kultur maupun regulasi di Arab Saudi sudah mulai berubah.[14]
Di organisasi partai politik, Karding menjadi Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah periode 2001–2006. Selain itu, ia menjadi Executive Committee Young Liberal Democratic Asia Periode 2003–2009.
Di organisasi pusat partai, Karding menjabat Sekretaris Jenderal DPP PKB periode 2014–2019. Pada tahun 2022, Karding terpilih menjadi Ketua Umum IKA UNDIP.[3]