Posisi ini dibentuk pada Kabinet Pembangunan VII, dijabat pertama kali oleh Tanri Abeng, dengan nama Menteri Negara Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara. Tanri Abeng merangkap sebagai Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara dari April hingga Oktober 1998,[1] kemudian merangkap sebagai Kepala Badan Pembina Badan Usaha Milik Negara (Kepala BP BUMN) hingga jabatannya menterinya berakhir.[2]
Pada Kabinet Persatuan Nasional pada tahun 1999 hingga 2000, Kantor Menteri Negara Pendayagunaan BUMN/BP BUMN digabung dengan Kantor Menteri Negara Investasi/BKPM.[3] Sehingga posisi menterinya juga digabung menjadi Menteri Negara Penanaman Modal
dan Pembinaan BUMN/Kepala Badan Penanaman Modal dan Pembinaan BUMN.
Erick Thohir adalah pejabat yang terlama menduduki posisi menteri ini, yakni selama 7003212500000000000♠5tahun, 298hari.[4][5][6]
Pada 3 Oktober 2025, posisi ini dihapuskan, pejabat terakhir pada posisi ini ialah Dony Oskaria (pelaksana tugas) sebelum kementerian ini dibubarkan.[6]
12Merangkap sebagai sebagai Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara dari April hingga Oktober 1998,[1] kemudian merangkap sebagai Kepala Badan Pembina Badan Usaha Milik Negara (Kepala BP BUMN) hingga jabatannya menterinya berakhir.[2]
↑Mengundurkan diri secara bersamaan dengan 13 menteri lainnya pada 20 Mei 1998
Perubahan nama
↑Bernama Menteri Negara Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara